Raih Peringkat Pertama Transaksi Terbanyak Jatim Bejo, Wali Kota Sutiaji Dorong Penguatan UMKM Berbasis Digital

Nov 23, 2021 09:22
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menyerahkan penghargaan peringkat pertama pemanfaatan Jatim Bejo kepada Wali Kota Malang Sutiaji (kanan). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menyerahkan penghargaan peringkat pertama pemanfaatan Jatim Bejo kepada Wali Kota Malang Sutiaji (kanan). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

JATIMTIMES - Prestasi demi prestasi terus ditorehkan Kota Malang. Kali ini, kota pendidikan tersebut meraih penghargaan peringkat pertama sebagai Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Transaksi Terbanyak dalam Pemanfaatan Pengadaan Barang/Jasa kepada Pelaku UMK Jawa Timur melalui Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo). 

Hal ini semakin membuktikan eksistensi Kota Malang dalam pemanfaatan platform berbasis digital, termasuk untuk transaksi berbelanja. Tercatat, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sendiri per 31 Agustus 2021 telah melakukan transaksi belanja di Jatim Bejo sebanyak Rp 2.959.536.672,

"Kota Malang terpilih untuk menerima penghargaan Jatim Bejo ini. Karena telah tergabung dan melakukan transaksi di Jatim Bejo," kata Wali Kota Malang Sutiaji.

Dikatakannya, diraihnya prestasi ini sejalan dengan komitmen Pemkot Malang untuk terus menguatkan peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui digitalisasi. Sehingga, produk-produk lokal semakin dikenal luas.

"Apresiasi positif dari Pemprov Jatim ini menjadi pompa semangat untuk menguatkan komitmen kami dalam meningkatkan peran UMKM," katanya.

Penghargaan ini rupanya juga bentuk apresiasi atas komitmen perangkat daerah kabupaten/kota dalam konsistensinya menggunakan Jatim Bejo di kegiatan belanja barang dan jasa untuk kebutuhan instansi pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel.

231121_kota-malang-BEJO.psd-1c248fde9992fe665.png

Dalam hal ini, menurut Sutiaji, kinerja dari jajaran Pemkot Malang melalui Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa turut mejadi perhatiannya. "Tak lupa apresiasi positif kami sampaikan kepada jajaran Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam sinergi bersama ini. Ke depan prestasi ini harus ditingkatkan," tandasnya. 

Sebagai informasi, pemberian penghargaan tersebut secara langsung diberikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansan kepada Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (22/11/2021) kemarin di Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengapresiasi para wali kota dan bupati se-Jawa Timur beserta segenap jajarannya yang telah mendukung transparansi Pengadaan Barang dan Jasa di instansinya sekaligus menguatkan peran UMK melalui aplikasi Jatim Bejo. 

Ke depannya, melalui Jatim Bejo, sejalan dengan harapan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bisa memberikan ruang akses yang lebih besar bagi UMKM di tanah air.

"Terima kasih untuk wali kota dan bupati yang terus melakukan ikhtiar-ikhtiar untuk selalu membangun akuntabilitas dan transapransi di antara kita. Lebih dari itu, sebagaimana sering saya sampaikan, backbone Jawa Timur itu ada di UMKM," ungkapnya.

Topik
transaksi terbanyak jatim bejojatim bejopemkot malang juara 1 jatim bejoWalikota Malanghydro power

Berita Lainnya

Berita

Terbaru