Seimbangkan Karir dan Profesionalitas Guru, Disdikbud Kota Malang Gembleng Guru Paud Best Practice KTI

Nov 22, 2021 17:45
Workshop pembuatan best practice karya tulis ilmiah bagi kepala pendidikan anak usia dini (PAUD). (Ist)
Workshop pembuatan best practice karya tulis ilmiah bagi kepala pendidikan anak usia dini (PAUD). (Ist)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang berupaya menyeimbangkan antara karier dan profesionalitas seorang guru. Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar “Workshop Pembuatan Best Practice Karya Tulis Ilmiah bagi Kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)", (22/11/2021).

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 16 Tahun 2009 yang saat ini perlu dan penting diterapkan guna menyeimbangkan karier dan profesionalitas guru.

1

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM menjelaskan, sesuai Permenpan Nomor 16 Tahun 2009,  seorang guru dituntut untuk membuat penulisan karya ilmiah, khususnya penelitian tindakan kelas (PTK).  Permenpan tersebut berguna untuk menyeimbangkan antara karier dan profesionalitas guru. 

"Maka seorang guru harus dapat membuat karya tulis ilmiah secara baik dan benar," tuturnya dalam sambutan.

Dengan PTK, guru juga dapat meneliti di kelasnya sendiri dengan tujuan memperbaiki kualitas pembelajaran melalui PTK. Tetapi kenyataannya, masih banyak guru-guru yang merasa kesulitan dalam memenuhi tuntutan tersebut karena memang tidak terbiasa untuk menulis suatu karya ilmiah. 

2

Dar hasil identifikasi permasalahan yang dihadapi selama ini, masih banyak terlihat kurangnya pemahaman tentang pentingnya guru menulis karya ilmiah. Selain itu, kebanyakan kerangka penulisan juga tidak sesuai dengan pedoman penulisan karya tulis ilmiah (KTI) yang berlaku, termasuk juga kurangnya pemahaman tentang tahap dan teknik penulisan karya ilmiah.

Bukan hanya itu. Hasil identifikasi, pemahaman materi mengenai penulisan karya tulis ilmiah tentang PTK juga sangat kurang. Padahal penulisan karya ilmiah bagi guru, sebagai bentuk pengembangan profesionalisme penilaian angka kredit guna persyaratan kenaikan golongan tertentu yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, workshop pembuatan best practice KTI bagi Kepala PAUD diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap guru agar dapat berpikir secara logis dan ilmiah dalam menguraikan dan membahas suatu permasalahan. 

3

"Sehingga kemudian dapat menuangkannya secara sistematis dan terstruktur," jelasnya.

Dijelaskannya, penulisan karya ilmiah khususnya PTK sesungguhnya merupakan hasil kreatif dari pengamatan sehari-hari seorang guru terhadap apa yang dialami dan kemudian disusun secara komprehensif berdasarkan data akurat, dianalisis secara runtut, dan diakhiri dengan kesimpulan yang relevan.

Tentunya hal ini berhubungan dengan profesinya untuk menghasilkan kualitas pembelajaran yang lebih baik, sehingga mencapai hasil belajar yang optimal dan dapat meningkatkan kualitas pembelajarannya di kelas.

4

Dal workshop, peserta diberi materi-materi yang berkaitan dalam pembuatan best practice/karya tulis ilmiah. Setelah itu, peserta dipandu untuk menentukan judul penelitian, mengidentifikasi masalah, membuat kajian teori dan tinjauan pustaka, menentukan metode penelitian, serta membuat best practice/karya tulis ilmiah.

"Yang perlu diperhatikan dalam pelatihan ini adalah kemampuan guru dalam membuat penulisan karya ilmiah sebelum pelatihan, selama proses dan setelah pelatihan dilaksanakan. luaran dari pelaksanaan workshop ini adalah meningkatkan kemampuan guru untuk dapat membuat best practice/karya tulis ilmiah," pungkasnya.

Topik
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota MalangDisdikbud Kota Malangguru paud kota malangKarya Tulis Ilmiah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru