Festival Seks Saut d'Eau Haiti, Ritual Berhubungan Badan Massal di Air Terjun, Akan Sial Berkepanjangan jika Melanggar

Nov 22, 2021 16:20
Festival seks saut (Foto: Phinemo.com)
Festival seks saut (Foto: Phinemo.com)

JATIMTIMES - Setiap daerah pasti memiliki tradisi unik yang berbeda-beda. Terkadang, tradisi tersebut membuat sebagian orang terheran-heran. 

Salah satunya yakni tradisi festival seks Saut d’Eau di Haiti, Kepulauan Karibia. Festivak seks saut ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan masyarakat setempat secara turun temurun. 

Mereka (laki-laki dan perempuan) mandi bersama dan berhubungan seks di air terjun Saut d’Eau di Mirebalais, sekitar 60 kilometer dari Kota Port-au-Prince. Ritual itu dipercaya akan mendapat kebahagiaan serta keberuntungan dalam hidup.

Dilansir melalui laman visithaiti.com, setiap 16 dan 17 Juli, orang-orang dari seluruh Haiti berziarah ke air terjun Saut d’Eau. Mereka lalu melakukan sederet ritual, termasuk bercinta secara masal. Mereka menjadikan ritual keagamaan campuran antara kepercayaan Voodoo dan Katolik atau yang juga disebut dengan Festival Seks Saut d’Eau. 

Mereka percaya bahwa Virgin Mary atau Bunda Maria muncul di air terjun Saut d’Eau itu. Ritual yang sudah ada sejak zaman dulu itu kini menjadi salah satu festival wisata di Haiti. 

Para wisatawan bisa berkunjung ke Saut d’Eau dan menyaksikan langsung ritual unik warga setempat. Rangkaian ritual Festival Seks Saut d’Eau biasanya berlangsung selama tiga hari. 

Ritual tersebut diawali dengan mengunjungi Gereja Bunda Maria yang terletak di sekitar air terjun. Kemudian peziarah berdoa meminta segala hal seperti kesembuhan, kemudahan rezeki, keberentungan. Bahkan ada yang meminta dimudahkan pengurusan visa agar bisa keluar dari Haiti yang dililit kemiskinan. 

Selesai berdoa, masyarakat lalu diharuskan mandi di air terjun. Mereka akan mengguyur badannya dengan air yang dicampur darah hewan seperti kambing atau sapi. 

Ritual tersebut diyakini sebagai bentuk pengorbanan untuk Bunda Maria yang disebut juga Dewi Cinta oleh warga setempat. Setelah mandi air darah, mereka membersihkan diri di bawah air dan menggosokkan tubuhnya dengan daun-daun beraroma wangi. 

Ritual kemudian dilanjutkan dengan mandi lumpur. Masyarakat Haiti meyakini perpaduan darah hewan dan lumpur akan menyucikan mereka.

Dalam kondisi badan berlumuran lumpur, mereka yang terdiri dari pasangan kekasih atau suami-istri akan berhubungan seks di air terjun. Bahkan, mereka melepaskan pakaian dan menikmati sensasi bercinta di bawah guyuran air terjun. 

Bagi warga Haiti, mengikuti ritual seks Saut d’Eau seakan wajib. Mereka meyakini jika melanggar, maka setiap pasangan akan mengalami sial yang berkepanjangan.

Topik
SautHaitiHaiti

Berita Lainnya

Berita

Terbaru