Drainase Tersumbat Sampah, Simpang Empat Kepanjen Banjir

Nov 22, 2021 08:17
Hasil tangkapan layar video kondisi banjir di simpang empat Kepanjen.(Foto: Istimewa).
Hasil tangkapan layar video kondisi banjir di simpang empat Kepanjen.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Banjir di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (21/11/2021) cukup menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Pasalnya, lokasi yang tergenang air berada di pusat aktivitas masyarakat. Yakni di simpang empat Kepanjen. Genangan air tersebut dikarenakan air yang meluap akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Kepanjen dan sekitarnya sejak sore. Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. 

Kendaraan yang melintas juga terlihat setengah rodanya terendam. Genangan itu membuat sejumlah kendaraan roda dua maupun empat mogok. "Sudah, tadi sudah tertangani oleh Pak Camat (Kepanjen) dan UPT (Unit Pelaksana Teknis) Bina Marga Kepanjen," ujar Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto Minggu (21/11/2021) petang. 

Dari laporan yang ia terima, luapan air yang terjadi diakibatkan ada saluran drainasi yang sempat tersumbat sampah. Seperti sampah botol plastik dan sampah kayu. 

"Ada semacam (sampah) keranjang tersumbat di got, yang seharusnya alirannya masuk, tersumbat botol dan ada kayu juga bekasnya keranjang. Keranjangnya terbalik jadi buntu. Baru kali ini," imbuh Didik. 

Menurut Didik, hal itu saat ini memang menjadi perhatian serius bagi Pemkab Malang. Pasalnya, dalam pekan ini, ada dua titik di Kecamatan Kepanjen yang sempat menyita perhatian. Selain di simpang empat Kepanjen, juga di sekitar Panggungrejo. 

"Kalau yang di sekitar Kejaksaan itu tahunan, sudah sekitar 3 tahun. Tapi tahun depan sudah kita rencanakan untuk disiapkan sudetan. Harus kita buatkan tersier. Karena antara hulu dan hilirnya lebih besar hulunya," terang Didik.

Hal itu yang ditengarai menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. Apalagi saat hujan turun dengan intensitas yang tinggi. Sehingga drainase yang ada juga tidak dapat menampung luapan air dan meluber ke jalan.

Topik
gatalKabupaten MalangDidik Gatot Subroto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru