PPKM Level 3 saat Nataru, Pemkot Batu Sebut Tak Ada Penyekatan

Nov 21, 2021 15:25
Wisatawan saat mengantre untuk melakukan scan aplikasi pedulilindungi di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wisatawan saat mengantre untuk melakukan scan aplikasi pedulilindungi di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat libur natal dan tahun baru 2022 memang masih menjadi perbincangan hangat. Di Kota Batu, para pelaku wisata berharap agar PPKM tidak sampai membuat ada penyekatan seperti sebelumnya.

Menanggapi itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Onny Ardianto mengatakan, rencana PPKM level 3 tidak akan dibarengi dengan penyekatan. Hanya saja akan ada pembatasan kegiatan yang lebih ketat.

“Sampai dengan saat ini belum ada peraturan dari pusat terkait teknis pelaksanaan PPKM level 3 tersebut dan dari beberapa pemberitaan sepertinya tidak ada penyekatan hanya pembatasan kegiatan,” ungkap Onny, Minggu (21/11/2021).

Pembatasan kegiatan nantinya lanjut Onny, seperti pengurangan jumlah pengunjung. Kemudian penerapan aplikasi pedulilindungi bagi pengunjung yang akan masuk ke tempat wisata.

Hal tersebut yang harus dipatuhi nantinya jika PPKM level 3 diberlakukan pada Natal dan Tahun Baru. Itu sebagai upaya untuk mencegah adanya lonjakan Covid-19.

Terpisah, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menjelaskan jika Pemkot Batu tidak ingin adanya gelombang kenaikan kasus seperti sebelumnya. Karena itu, mendekati Natal dan Tahun Baru, bakal ada kebijakan yang diterapkan layaknya di tahun 2020 silam.

Kebijakan tahun sebelumnya saat Natal dan Tahun Baru adalah tidak memperbolehkan adanya kegiatan yang mengundang keramaian di hotel, dan tempat penginapan lainnya. Namun tempat wisata masih diperbolehkan untuk buka.

Sehingga, nantinya wisatawan hanya diperbolehkan menginap dan berwisata. Tentunya harus dengan protokol kesehatan ketat. “Jadi wisatawan yang akan ke Kota Batu hanya boleh tidur di hotel dan berwisata,” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Kemudian juga dengan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) ketat di dalam hotel, restoran, tempat wisata, dan sebagainya. “Dengan SOP ketat seperti wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi,” tambah Dewanti istri Eddy Rumpoko ini.

Dewanti pun mengimbau agar warga tetap disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 6M. Yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjaga Kesehatan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

Kemudian juga meminta bagi yang belum melakukan vaksinasi bisa segera melakukan di pelayanan kesehatan terdekat. Tentunya untuk mencapai herd immunity untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Topik
bondowoso masuk level 3Kota BatuDewanti Rumpokoberita kota batuBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru