Upaya Revegetasi, Perhutani KPH Malang Tanam 10.000 Bibit Pohon di Pusung Lading

Nov 21, 2021 10:40
Administratur Perhutani KPH Malang, Candra Musi saat melakukan penanaman pohon. (Foto: Istimewa).
Administratur Perhutani KPH Malang, Candra Musi saat melakukan penanaman pohon. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Malang melakukan penghijauan di daerah Pusung Lading yang berada di kawasan petak 69 B, C RPH Junggo Badan Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Singosari KPH Malang. Penanaman di kawasan seluas 13 hektare ini merupakan upaya revegetasi tanaman di kawasan hutan. 

Kawasan tersebut merupakan daerah hulu, dimana alirannya juga melewati salah satu aliran sungai di Kota Batu. Dalam upaya revegetasi kali ini, setidaknya ada sebanyak 10 ribu bibit tanaman kayu dan buah yang ditanam. 

"Diharapkan kegiatan menanam dan memelihara tanaman yang telah ditanam bisa tumbuh besar dan mengurangi dampak banjir bandang yang terjadi pada beberapa waktu lalu," ujar Administratur Perhutani KPH Malang, Candra Musi, Minggu (21/11/2021) siang. 

Selain itu penanaman tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya dalam mencegah terjadinya bencana serupa pada 4 November 2021 lalu. 

"Sebagai salah satu kawasan hulu, penanaman di pusung lading ini diharapkan bisa tumbuh subur. Dan kedepannya, bisa sebagai penyumbang oksigen dan berfungsi memperkuat struktur tanah dan penahan air. Sehingga dapat mencegah terjadinya bencana banjir bandang," terang Candra. 

Selain pihak Perhutani KPH Malang, kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat. Baik dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat (tomas), masyarakat penggarap, pramuka, lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) dan organisasi masyarakat (ormas) dan personel TNI yang dihadiri oleh Kasi Puanter Divisi 2 Kostrad, Mayor Erwan Herliyanto, SH. 

"Menanam adalah salah satu ibadah yang disunahkan dan pahalanya sangat besar," imbuh dia. 

Sebagai informasi, beberapa jenis tanaman kayu dan buah yang ditanam pada kegiatan tersebut adalah seperti trembesi, mahoni, alpukat, durian, petai, bolu, nangka, beringin, kelengkeng, rambutan, sikun dan jambu.

Tanaman tersebut dipilih karena struktur tanamannya yang dinilai dapat memperkuat struktur tanah. Dan juga dapat menahan laju air di dalam tanah. 

Topik
Perum Perhutani KPH Malangthe mariah menuKPH Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru