Capaian Vaksinasi Kota Malang Dosis Dua Dekati Angka 90 Persen

Nov 20, 2021 19:11
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif ketika ditemui pewarta saat meninjau pengungsi di Brawijaya Edupark, Jumat (5/11/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif ketika ditemui pewarta saat meninjau pengungsi di Brawijaya Edupark, Jumat (5/11/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terus menggencarkan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat luas. Hal ini demi memenuhi hak masyarakat untuk sehat di tengah pandemi Covid-19.  

Dalan perkembangannya, kegiatan vaksinasi terus digencarkan dengan dibantu oleh seluruh elemen masyarakat Kota Malang, sehingga membuat capaian vaksinasi pun terus meningkat. Baik dosis satu, dua maupun dosis tiga. 

Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, untuk capaian vaksinasi dosis satu di Kota Malang saat ini masih mencapai persentase angka 97 persen. "Capaian vaksinasi dosis satu itu sudah 97 persen, dosis dua sudah 86 persen, dan dosis tiga (untuk tenaga kesehatan) sudah 98 persen, untuk lansia sudah 61 persen," ungkap Husnul kepada JatimTIMES.com. 

Disinggung mengenai persentase angka capaian vaksinasi dosis satu yang hingga saat ini masih bertahan di angka 97 persen, Husnul mengatakan, kegiatan vaksinasi dosis satu tidak berhenti, melainkan kenaikan capaian vaksinasi dosis satu di Kota Malang naik sedikit demi sedikit. 

"(Vaksinasi dosis satu) tetap dilakukan, ya kita kan naiknya sedikit-sedikit," ujar Husnul. 

Sedangkan untuk kenaikan capaian vaksinasi dosis dua yang terbilang cepat. Pihaknya menuturkan hal itu sudah sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan mengacu pada jenis vaksin Covid-19 yang digunakan. 

Di mana, jika menggunakan vaksin Covid-19 Sinovac harus menunggu 28 hari untuk mendapatkan vaksin dosis dua. Kemudian jika AstraZeneca harus menunggu selama 12 minggu atau tiga bulan untuk dosis kedua. Lalu untuk dosis dua vaksin Sinopharm harus menunggu selama 21 hari. Kemudian untuk dosis dua Moderna harus menunggu 28 hari. Sedangkan untuk dosis dua Pfizer-BioNtech harus menunggu selama 21 hari. 

Husnul yang sempat menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang ini menyampaikan, selama kegiatan vaksinasi berlangsung di Kota Malang tidak terdapat kendala yang berat. Pihaknya juga menuturkan, bahwa dalam satu hari jumlah dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat yang ada di Kota Malang bervariasi. 

"(Dosis vaksin yang disuntikkan) sangat bervariasi. Kalau pas hari libur di Sabtu dan Minggu itu 400 dosis, tapi kalau hari efektif itu bisa sampai 7 ribu dosis," tandas Husnul. 

Sementara itu, Husnul memastikan dalam beberapa waktu ke depan stok vaksin di Kota Malang saat ini masih aman. Pihaknya pun selalu siap ketika dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur akan menyalurkan vaksin ke Kota Malang.

"Stok vaksin masih cukup. Kalau berapanya kita belum dapat kabar, tapi yang jelas stok vaksin masih aman," pungkas Husnul.

Topik
Dinkes Kota Malangvaksin dosis kedua kota malangPersatuan Alumni GMNI

Berita Lainnya

Berita

Terbaru