Kunjungan Studi Dema-Sema IAIN Kudus, Ini Pesan Tegas Wakil Rektor III UIN Malang

Nov 20, 2021 17:30
Kunjungan studi banding dari tim Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Jawa Tengah. (Ist)
Kunjungan studi banding dari tim Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Jawa Tengah. (Ist)

JATIMTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) Malang mendapat kunjungan studi banding dari tim Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Jawa Tengah, Sabtu 20 November 2021. 

Dalam kunjungan studi banding ini,  Dema-Sema IAIN Kudus didampingi Dr Ihsan MAg, kasubbag kemahasiswaan alumni dan kerja sama IAIN Kudus. Materi studi bamding terkait pemilu raya di kampus berlogo Ulul Albab ini.

Kedatangan rombongan IAIN Kudus disambut hangat oleh  Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan UIN Maliki Malang Dr H Ahmad Fatah Yasin MAg. Fatah Yasin didampingi oleh bagian kemahasiswaan, alumni dan kerja sama serta perwakilan pengurus Dema-Sema UIN Maliki Malang.

Ustadz Fatah Yasin, sapaan akrabnya, mengatakan, dalam berorganisasi, seorang anggota harus benar-benar berkomitmen penuh semangat serta serius dalam menjalankan organisasi. Hal ini tentunya juga berlaku untuk para pengurus dan anggota dewan eksekutif mahasiswa dan senat mahasiswa atau pada unit-unit fakultas hingga pada unit kegiatan mahasiswa (UKM).

“Dalam berorganisasi itu jangan kalian berpikir apa yang kita dapatkan. Sebaliknya apa yang bisa kita berikan untuk organisasi,” tandas Fatah.

Jika berorganisasi hanya untuk mengejar nama atau untuk mencari keuntungan dan demi kepentingan pribadi, justru seseorang tersebut akan merugi. Sebab, dia akan kehilangan banyaknya manfaat dalam berorganisasi.

1

"Sehingga, apabila setiap pengurus dan anggota memiliki prinsip apa yang bisa diberikan dan bukan apa yang bisa didapatkan, maka organisasi pasti hidup, terus berkembang dan maju," imbuh Fatah.

Fatah melanjutkan, banyak manfaat dalam berorganisasi. Di antaranya, dapat mengembangkan sifat kepemimpinan. 

Menurut dia, dalam berorganisasi, dituntut untuk menjadi pemimpin. Berawal dari memimpin diri sendiri terlebih dahulu lalu bertahap pada sekelompok orang dan lingkup yang lebih besar. Kepemimpinan dalam diri sendiri seperti kemampuan untuk manajemen waktu.

Selain itu, berorganisasi tentunya dapat memperluas pergaulan serta membentuk pola pikir yang baik bagi mahasiswa. Berorganisasi juga dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi antarsesama anggota organisasi internal maupun organisasi luar kampus.

Berorganisasi juga mengasah kemampuan sosial menjadi lebih peka.  Banyak mahasiswa yang tergabung dalam organisasi memiliki sikap sosial yang tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak ikut dalam organisasi. "Semoga kegiatan ini penuh manfaat dan berkah", pungkas Yasin.

Topik
UIN Maliki MalangPemilu rayaStudi BandingCara berorganisasiPetani bawang Tulungagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru