Lewat Expo Pariwisata 2021, Dinas Pariwisata Kota Batu Berupaya Bangkitkan Perekonomian dan Gairah Wisata

Nov 20, 2021 16:36
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat melihat produk di Expo Pariwisata Hybrid Event Kota Batu 2021 di Hall Galeri Musik Dunia, Jawa Timur Park 3, Jumat malam (19/11/2021).
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat melihat produk di Expo Pariwisata Hybrid Event Kota Batu 2021 di Hall Galeri Musik Dunia, Jawa Timur Park 3, Jumat malam (19/11/2021).

Dinas Pariwisata Kota Batu kembali berupaya meningkatkan optimisme kebangkitan ekonomi di Kota Pariwisata tersebut. Salah satunya dengan menggelar Pameran Hybrid ‘Expo Pariwisata Kota Batu’ 2021 di Hall Galeri Musik Dunia, Jawa Timur Park 3. 

Pameran tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Jumat (19/11/2021) malam. Pembukaan diltandai engan pemotongan tali yang dihiasi dengan bunga melati.

Baca Juga : 57 Anak Terdampak Banjir Bandang Kota Batu Dapat Beasiswa Pendidikan

 

Berdasarkan pantauan JatimTIMES, pameran itu diikuti kurang lebih 30 perwakilan dari beberapa kalangan. Mulai dari pelaku dan pengusaha wisata, perbankan, organisasi kemasyarakatan serta beberapa pemerintah daerah. Seluruuhnya menampilkan beragam inovasi produk, seperti produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), produk wisata, dan masih banyak lainnya.

Pameran ini nampaknya benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, terutama demi mempromosikan produknya untuk meningkatkan kunjungan hingga perekonomian. Mengingat, pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir membuat event serupa tidak dapat terlaksana.

“Ini bentuk keinginan dari Pemkot Batu dalam situasi kondisi Covid-19 agar pertumbuhan ekonomi pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif menggeliat,” ungkap Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Karena selama pandemi Covid-19, kunjungan wisawatan turun drastis. Hingga sat ini, tercatat kunjungan wisata di Kota Batu baru mencapai 1,8 juta. Padahal, sejak 2019 lalu jumlah wisatawan yang datang setiap tahunnya bisa tembus hingga 7,6 juta orang.

Karena itu, untuk kembali mendatangkan wisatawan perlu adanya pemicu yakni dengan menyajikan wisata yang aman dengan penerapan program CHSE.

“Ini untuk menunjukkan kepada wisatawan bahwa Kota Batu aman untuk dikunjungi. Jadi nanti wisatawan yang datang bisa menceritakan kepada masyarakat di sana supaya bisa mendatangi Kota Batu. Demi kunjungan wisata semakin membaik, tentu dengan mengedepankan prokes ketat,” tambah Punjul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Arief As Siddiq  menambahkan, event ini merupakan gelaran perdana yang digelar dengan besar di tengah pandemi Covid-19. Namun tetap mengedepankan protokol kesetan. Dengan menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjaga Kesehatan, dan menghindari kerumunan.

Sehingga event ini digelar secara langsung dan online. Untuk pameran offline, dibuka mulai pukul 10.00 hingga pukul 18.00. “Pameran bisa dilihat secara online di www.batuwisatavirtualexpo.com atau mengikuti kanal youtube Dinas Pariwisata Kota Batu,” ucap Arief.

Baca Juga : Hutan Produksi Tuban Hilang 126 Hektare, Ribuan Pohon di Tebang Demi Kilang Minyak

 

Digelarnya event ini untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kota Batu. Sekaligus untuk membantu meningkatkan pemasaran UMKM dan industri kreatif. “Juga membangun kerja sama promotif untuk pemulihan ekonomi,” ujar Arief.

Selain itu event ini digelar untuk pengembangan promosi pariwisata sekaligus memperingati HUT ke 20 tahun 2021. Di tengah pembukaan itu juga dilakukan donasi pasca banjir bandang di Kota Batu. Tidak lupa pihaknya juga menggelar donasi.

“Jadi bukan hanya expo kita juga menggelar donasi dari kalangan perbankan untuk korban bencana alam banjir bandang di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu,” ujar Arief yang juga mantan Camat Batu ini.

Donasi yang terkumpul dari BRI bantuan yang diberikan sebesar Rp 50 juta. Lalu Ikatan pegawai OJK memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta, BPJS Ketenagakerjaan Rp 50 juta, Bank Mandiri Rp 50 Juta, Bank Syariah Indonesia Rp 30 juta dan Bank Jatim memberikan bantuan Rp 66 juta serta beberapa kalangan perbankan lainnya juga memberikan bantuan yang sama.

Sedang Expo Pariwisata ini digelar mulai 19 hingga 21 November 2021 mendatang. Pameran ini juga diikuti OJK, Bea Cukai Cabang Malang, Imigrasi, Jatim Park 1, PT Semen Indonesia, Pelindo 2 Jakarta, kalangan perbankan, Petrokimia Gresik, PT KAI, BP Jamsostem dan PLN Persero.

Selain pameran diselenggarakan juga lomba Vlog Blogger/youtuber pariwisata, ekonomi kreatif Kota Batu, Gelar Seni dan Budaya Nusantara Offline terbatas dan Virtual.  Live Shooping dan Promosi Produk daerah melalui website.

Topik
Sentra ikan koi nasionalDinas Pariwisata Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru