AviSOC 2021 FIA UB, Wadah Karya Tulis Opini Mahasiswa Tingkat Internasional

Nov 19, 2021 20:22
Jajaran Civitas FIA UB yang mendampingi Dekan FIA, Drs Andy Fefta Wijaya MDA PhD (tengah)(Ist)
Jajaran Civitas FIA UB yang mendampingi Dekan FIA, Drs Andy Fefta Wijaya MDA PhD (tengah)(Ist)

JATIMTIMES - Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menggelar kompetisi penulisan tingkat internasional bertajuk ASEAN Virtual Student Opinion Competition (AviSOC) 2021. Sesuai namanya, AviSOC 2021 membuka tantangan kepada mahasiswa dalam dan luar negeri untuk membuat dua macam karya, yaitu artikel opini dan poster, yang terbagi ke dalam enam kategori. 

Drs Andy Fefta Wijaya MDA PhD, Dekan FIA UB menjelaskan, dalam ajang ini, 412 karya berasal dari enam negara telah masuk. Enam negara itu yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Ratusan karya  yang masuk tersebut terbagi dalam enam kategori, baik itu artikel opini maupun poster. Enam kategori itu yakni, Issues in Educational Management and Practices, Issues in Business Administration, Issues in Taxation and Finance, Issues in Public Policy, Politics, and Social Trends, Issues in Digital Literacy and Information & Technology, serta kategori Poster dengan tema “Tourism Campaign for Living in the Covid19 Pandemic”. 

Tahapan kompetisi dilanjutkan dengan penilaian oleh Dewan Juri yang merupakan representasi dari empat organisasi penyelenggara (co-hosts), dan selanjutnya para pemenang akan diumumkan pada acara AVISOC International Student Webinar & Awarding Day yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 November 2021, secara virtual.

"Proses penerimaan karya dan registrasi telah dimulai sejak tanggal 5 September 2021 dan ditutup pada 29 Oktober 2021," jelas Andy, Jumat (19/11/2021).

2

Dr Alfi Haris Wanto MAP MMG, Chairman of AviSOC 2021 mengatakan, jika salam kompetisi tersebut, penilaian dititikberatkan pada konten, organisasi dan mekanisme. Selain itu, penggunaan tata bahasa yang tepat juga menjadi sorotan dan indikator penilaian oleh para juri.  "Pengumuman pemenang jam 09.00 sampai 11.30 WIB, secara daring," kata Alfi.

Ke depan pihaknya berharap, AviSOC bisa menjadi wadah atau forum bagai seluruh mahasiswa dunia untuk saling sharing berbagai ilmu bermanfaat ataupun ide serta gagasan yang cerdas oleh negara lainnya.

Aulia Luqman Aziz MPd, AVISOC 2021 Secretary, menambahkan, untuk para peserta masing-masing akan diambil juara 1 hingga juara 3 pada masing-masing kategori yang dilombakan. "Mereka yang juara tentunya mendapatkan uang pembinaan, sertifikat dan juga medali," tambah Aulia.

Sementara itu, pada acara puncak nanti, selain mendengarkan pengumuman pemenang, para peserta juga akan mendapatkan ilmu di sesi International Student Webinar yang akan disampaikan oleh tiga narasumber dari tiga kampus penyelenggara AVISOC ini, yakni Joan Dwi Putra dari Universitas Brawijaya, Muhammad Luqman bin Jamalil Idrus dari Universiti Utara Malaysia, dan seorang mahasiswa berpretasi dari Burapha University. 

Digelarnya AviSOC ini sendiri, turut melibatkan organisasi lintas negara. Yaitu South East Asian Ministers of Education (SEAMEO) Secretariat. Ini adalah sebuah organisasi para menteri pendidikan negara-negara ASEAN yang berkedudukan di Bangkok, Thailand. Kemudian, School of Government, Universiti Utara Malaysia di Malaysia. Serta, Faculty of Political Science and Law, Burapha University di Thailand. Selain itu, Forum Dekan Ilmu-ilmu Sosial PTN se-Indonesia (FORDEKIIS) juga turut mendukung kompetisi penulisan ini.

Topik
Universitas Brawijayabambang supriyono

Berita Lainnya

Berita

Terbaru