KKNT Unikama Bareng Pemdes Sumbersuko dan Puskesmas Wagir Gelar Vaksinasi di Alam

Nov 19, 2021 13:28
Vaksinasi yang digelar dengan konsep diruang terbuka hijau (Ist)
Vaksinasi yang digelar dengan konsep diruang terbuka hijau (Ist)

JATIMTIMES - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) patut diacungi jempol. Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sumbersuko dan Puskesmas Wagir dikemas secara kreatif, sehingga berbeda dengan yang lainnya.

Vaksin With a View, mungkin itulah yang dirasakan Warga Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang ketika mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan.

1

Jika biasanya kegiatan vaksinasi dilakukan di lokasi-lokasi gedung, kampus maupun di lokasi pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas dan lainnya), kali ini kegiatan vaksinasi yang dilakukan Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sumbersuko dan Puskesmas Wagir dilakukan di alam terbuka.

Lokasi hutan pinus dengan pemandangan indah dan udara segar, menjadi lokasi vaksin dosis kedua dengan peserta masyarakat sekitar. 

Kepala Dusun Precet, Tiarno Hartoyo menyampaikan, apresiasi dan dukungan penuh terhadap program yang laksanakan mahasiswa KKNT dan pihak dari Puskesmas Wagir yang disambut antusias warga. Terlebih lagi, kegiatan vaksinasi dengan konsep alam.

2

Selain memperoleh perlindungan, utamanya dari vaksin yang dilakukan, masyarakat juga akan terstimulasi oleh energi positif dari pemandangan sekitar yang hijau serta kesejukan lokasi sekitar hutan Pinus yang kian menambah imun para warga.

"Selain untuk mensukseskan program vaksinasi covid 19, kami juga berupaya memperkenalkan Wisata Hutan Pinus Precet kepada Masyarakat. Disini kami juga sediakan spot foto yang kami sediakan juga cukup menarik bagi masyarakat yang datang," terangnya.

Kordinator Kelompok KKNT, Didik Marianto menambahkan, jika ide awal untuk digelarnya vaksinasi di ruang terbuka hijau ini memang tercetus dari kelompok. Sebelumnya, vaksinasi dosis kedua yang diikuti 106 warga akan digelar di balai desa.

3

Dari situ, muncul ide dari kelompok KKNT untuk melakukan vaksin dengan konsep berbeda dengan yang lainnya. Vaksinasi dilakukan dilokasi wisatawan. Ide tersebut kemudian diteruskan kepada kepala dusun yang menyambut baik usulan ini.

"Setelah itu, karena salah satu anggota kelompok kami ada yang kerja di Puskesmas, dan Alhamdulillah puskesmas juga setuju, akhir digelar di lokasi Hutan Pinus Preced," bebernya.

Senada dengan kepala dusun, Didik juga menyampaikan, jika selain mensukseskan vaksinasi, kegiatan ini juga untuk mempromosikan kembali lokasi hutan wisata Preced yang saat pandemi mati suri.

Bagian dari promosi, maka digelarlah dengan konsep vaksin di hutan. Terbukti, vaksinasi yang digelar disambut antusias warga. Meskipun lokasi vaksin memiliki medan yang cukup sulit, namun para peserta tidak surut niatnya utuj mengikuti vaksinasi.

"Padahal rumah mereka juga cukup jauh dari lokasi hutan. Tapi mereka tetap saja berangkat," pungkasnya.

Topik
VaksinasiKabupaten Malanghutan pinusUniversitas PGRI Kanjuruhan MalangUnikamaBerita Malang terkiniBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru