Wartawan dan Mahasiswa Digembleng Materi Digital Reporter

Nov 18, 2021 20:49
"Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi (berpeci) saat menyampaikan paparan dalam kegiatan Digital Media Reporter di Unisma, Selasa (17/11) (foto: Sri Kurnia Mahiruni/ JatimTIMES)"
"Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi (berpeci) saat menyampaikan paparan dalam kegiatan Digital Media Reporter di Unisma, Selasa (17/11) (foto: Sri Kurnia Mahiruni/ JatimTIMES)"

JATIMTIMES - Wartawan dan mahasiswa selama 10 hari dari tanggal 7-19 November 2021 digembleng tentang Digital Media Reporter oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan (BPSDMP) Kominfo Kota Surabaya.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara BPSDMP Kominfo Surabaya dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (STIKOSA-AWS) dan Universitas Islam Malang (Unisma).

Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya Eka Handayani mengatakan, pelatihan tersebut digelar secara hybrid, yakni 7 hari secara online melalui Zoom Meeting dan 3 hari secara offline yang digelar di Unisma.

Selama 10 hari peserta digembleng 9 materi berkaitan dengan digital media reporter. Mulai dari mengumpulkan data dan informasi file, pengecekan fakta, produksi berita, data analytics dengan digital tools, fotografi berita, video berita digital, distribusi konten media sosial, keyword hyperlink hingga materi digital hygene.

Ketua-STIKOSA-AWS-Dr-Meithiana-Indrasari-ST-MM-saat-menjadi-pembicara-pelatihan-Media-Digital-Reporter-di-Unisma92f03ca36bc8e6e4.jpg
Ketua STIKOSA-AWS Dr Meithiana Indrasari ST MM saat menjadi pembicara pelatihan Media Digital Reporter di Unisma, Rabu (18/11) (foto: Sri Kurnia Mahiruni)

"Pelatihan ini bertujuan mewujudkan keterampilan digital para reporter media berita. Outputnya adalah publikasi berita yang memenuhi standar keamanan informasi digital," terang Eka.

Sementara itu Ketua STIKOSA-AWS Meithiana Indrasari yang juga menjadi salah satu pembicara mengatakan, digitalisasi harus dikuasai oleh para wartawan agar tidak kalah dengan media sosial.

"Karena itu jurnalis harus bisa cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi. Jurnalis saat ini dituntut untuk multitasking menguasai dunia digital juga," ucapnya.

Sementara itu Rektor Unisma Prof Maskuri berharap kegiatan ini menjadi embrio yang bisa didesimenasi anak-anak bangsa. Terlebih saat ini telah memasuki revolusi 4,0, materi digital reporter sangat relevan bagi tumbuh dan berkembangnya generasi emas.

Bagi mahasiswa Unisma ia berharap agar bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. "Sehingga usai pelatihan mahasiswa benar-benar bisa memproduksi berita untuk membranding Unisma. Banyak sekali hal yang bisa diangkat dari Unisma," ucap Maskuri.

Ia pun telah menyiapkan kelas branding yang dilengkapi dengan 20 komputer sebagai ruang bagi mahasiswa yang ingin mengasah kreativitasnya.

Topik
teknologi perbanyakan tanamanbpsdmp kominfo surabayaUniversitas Islam Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru