Optimalkan Pendapatan dari Sektor Retribusi, Bapenda Akan Upgrade Si Panji

Nov 18, 2021 19:01
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).).

JATIMTIMES - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang akan melakukan pemutakhiran pada aplikasi sistem informasi pengelolaan pajak daerah mandiri atau disingkat Si Panji. Hal tersebut dimaksudkan agar potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang dapat terserap lebih optimal. 

Terutama untuk mengoptimalisasi potensi PAD dari sektor retribusi. Seperti retribusi parkir, retribusi pasar atau beberapa retribusi lain yang juga menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Malang. 

"Jadi saya nanti ingin ada aplikasi yang realtime seperti Si Panji. Jadi ke depan ini harus jadi satu, bahwa Si Panji ini selain pajak juga retribusi," ujar Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara, Kamis (18/11/2021).

Menurut Made, paling tidak hal tersebut bisa dilakukan untuk memantau perolehan retribusi yang menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Malang. "Memang kami (Bapenda) menjadi koordinator dalam segala pendapatan, tapi kami tidak bisa melakukan intervensi pada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang bertanggung jawab pada suatu retribusi," terang Made. 

Sementara itu saat ini, untuk memantau progres perolehan retribusi, pihaknya masih harus mengirim timnya ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). "Jadi kita harus ngecek ke BKAD, karena bayarnya kan ke rekening BKAD. Terlalu panjang. Jadi intinya akan ada pemutakhiran pada aplikasi Si Panji," terang Made. 

Maka dari itu, di samping dapat memantau perolehan retribusi secara real time, menurutnya untuk pemenuhan target pendapatan dari retribusi juga akan dapat lebih optimal. 

"Misalnya, dari Si Panji sudah bisa kita pantau ternyata retribusi parkir masih kurang dari target. Kita kan bisa langsung koordinasi dengan Dishub," tegas Made. 

"Jadi nanti akan jadi satu, pajak di atas, retribusi di bawahnya. Semua, retribusi jasa usaha dan jasa umum. Pokoknya nanti semua retribusi yang menjadi target OPD harus masuk di situ, karena realtime," pungkas Made.

Sementara itu sebagai informasi, saat ini target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang adalah sebesar Rp 741 miliar. Di mana sekitar 40 persen atau sebesar Rp 312 miliar diantaranya bersumber dari sektor pajak. 

Saat ini, perolehan PAD Kabupaten Malang sudah mencapai sekitar 69 persen dari Rp 741 miliar. Sedangkan perolehan pajak, saat ini sudah mencapai sebesar 88,58 persen dari target perolehan pajak sebesar Rp 312 miliar.

Topik
bapenda kabupaten malangsistem informasi pengelolaan pajak daerah mandirisekjen pbnuMade Arya Wedanthara

Berita Lainnya

Berita

Terbaru