Kota Malang Optimistis Pertahankan Predikat Kota Sehat

Nov 18, 2021 17:03
Suasana Pendampingan Pembinaan Lokus Kota Sehat di Taman Posyandu Delima, Kelurahan Madyopuro, Kamis (18/11/2021). (Foto: Istimewa).
Suasana Pendampingan Pembinaan Lokus Kota Sehat di Taman Posyandu Delima, Kelurahan Madyopuro, Kamis (18/11/2021). (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya mempertahankan predikat Kota Sehat 'Swasti Saba Wistara'. Terlebih, beberapa tahun terakhir ini predikat tersebut terus diraih. Swasti Saba Wistara merupakan predikat tertinggi untuk sebuah kota sehat menurut Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menyampaikan, yang dijadikan lokus dalam verifikasi Kota Sehat di tahun 2022 yakni Tatanan Sehat Mandiri. Taman Posyandu Delima di RW 03 Kelurahan Madyopuro menjadi salah satu yang diajukan. "Itu Taman Posyandu Delima yang merupakan 1 dari 7 Tatanan. Kita lihat disitu selain posyandu, ada kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya," kata Husnul Muarif saat melakukan Pendampingan Pembinaan Lokus Kota Sehat di Taman Posyandu Delima, Kamis (18/11/2021).

Husnul menjelaskan, kegiatan Posyandu pada umumnya juga dibarengi dengan hadirnya produk-produk olahan alami dari masyarakat sekitar. Inovasi inilah yang menjadi salah satu unggulan untuk diajukan dalam verifikasi sebagai Kota Sehat Swasti Saba Wistara.

"Misalnya, produk-produk dari masyarakat, minuman kembang telang itu ada produksi sana sendiri. Kemudian bubuk kopi garing dan sebagainya. Sehingga, masyarakat di sekitar itu bisa punya kegiatan, kedua ada support baik dari kelurahan, dari PKK, maupun dari support Dinkes. Ini yang kita ajukan untuk verifikasi itu," terang Husnul.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Malang Sutiaji juga turut meninjau lokasi Taman Posyandu Dahlia. Menurut dia, saat ini di lingkungan tersebut telah memiliki layanan kesehatan masyarakat yang baik dengan adanya Posyandu Remaja. "Ini luar biasa, ada Posyandu Remaja. Bagaiman remaja harus menyiapkan diri. Karena anak sehat harus dimulai dari calon ibu yang sehat," ungkap Sutiaji.

Dengan berbagai inovasi yang ada, Sutiaji mengharapkan ke depannya, masyarakat sekitar terus menguatkan. Sehingga, mampu mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

"Tinggal bagaimana ke depan menciptakan warga dan lingkungan yang sehat. Ini sudah luar biasa, dan yang harus menjadi kekuatan kita semua," jelas Sutiaji.

Sementara itu, Ketua Forum Malang Kota Sehat, Samsul Hadi mengatakan, pembinaan dan pendampingan dilakukan untuk terus memperluas kegiatan dalam tatanan Kota Sehat. Taman Posyandu Delima ini dipilih, lantaran sebelumnya juga berprestasi yang menjadi salah satu syarat verifikasi Kota Sehat.

Dalam hal ini, ada beberapa hal yang masih terus akan ditambah di Taman Posyandu Delima. Hal itu berkaitan dengan sarana prasarana penunjang aktivitas. 

"Harapannya Posyandu bisa mengangkat verifikasi Kota Sehat. Di sini perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sudah semua. Memang masih perlu ada yang ditambah, terkait sarana prasarana. Seperti meja untuk belajar, karpet, papan itu saja," kata Samsul Hadi.

Topik
Kota MalangKota SehatSutiajiHusnul Muarif

Berita Lainnya

Berita

Terbaru