Polisi Masih Selidiki Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sungai Kutuk Malang

Nov 17, 2021 19:47
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui awak media di Mapolresta Malang Kota, Senin (4/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui awak media di Mapolresta Malang Kota, Senin (4/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat bayi dengan tali pusar yang mengapung di Sungai Kutuk, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Di mana penemuan mayat bayi yang mengapung di Sungai Kutuk tersebut terjadi pada hari Senin (15/11/2021) lalu sekitar pukul 06.30 WIB. Penemuan itu pun juga menggegerkan warga di kawasan Jalan IR Rais Gang 9. 

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, pihaknya akan terus menyelidiki terkait penyebab bayi tersebut meninggal dan mengapung di Sungai Kutuk. 

"Kita masih mencoba untuk mencari siapa pelaku yang membuang bayi itu. Kita masih mendalami dan masih mencari siapa pelakunya, ini dalam proses penyelidikan," ungkap Tinton kepada JatimTIMES.com melalui saluran telepon, Rabu (17/11/2021). 

Dalam proses penyelidikan kasus penemuan mayat bayi tersebut, Tinton menuturkan pihaknya masih belum dapat memastikan terkait modus dan penyebab mayat bayi mengapung di Sungai Kutuk. 

"Kami belum bisa memastikan penyebabnya, karena kita harus jelas dulu siapa pelakunya, baru kita bisa tahu bagaimana ini bisa terjadi," terang Tinton. 

Selain itu pihaknya juga belum dapat memastikan asal usul mayat bayi berasal dari daerah mana. Karena jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota harus mengumpulkan tambahan bukti-bukti. 

"Sejauh ini yang sudah dimintai keterangan adalah saksi yang menemukan mayat bayi itu. Tapi kita akan terus dalami dan selidiki," tandas Tinton.

Sementara itu, seperti yang telah diberitakan sebelumnya Kapolsek Sukun Kompol Nyoto Gelar juga telah menyampaikan, bahwa penemuan mayat bayi tersebut bermula ketika ada salah satu warga akan membetulkan genting dan melewati Sungai Kutuk. 

Ketika melewati Sungai Kutuk tersebut, terdapat hal yang mencurigakan mengapung. Alhasil ketika melewati Sungai Kutuk, ternyata mayat bayi tersebut dalam kondisi tengkurap dan telanjang. Akhirnya dilakukan evakuasi oleh tim Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kota Malang dan langsung dibawa menuju Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

Topik
Polresta Malang KotaPenemuan Mayat Bayifashion show lansia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru