Diskopindag Kota Malang Gelar Pelatihan Aplikasi untuk 15 Pelaku Start Up Malang

Nov 17, 2021 17:31
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Sailendra saat ditemui di sela-sela agenda di Hotel Atria Malang, Rabu (17/11/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Sailendra saat ditemui di sela-sela agenda di Hotel Atria Malang, Rabu (17/11/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES- Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar pelatihan berbasis kompetensi di bidang aplikasi untuk 15 pelaku usaha start up Kota Malang.

Pelatihan berbasis kompetensi di bidang aplikasi ini digelar di Digital Innovation Lounge (DILo) Malang atau Indigo Space Malang mulai hari Selasa (16/11/2021) hingga hari Jumat (19/11/2021). 

Kepala Diskopindag Kota Malang Muhamad Sailendra mengatakan, dalam situasi seperti sekarang ini pelaku usaha ekonomi kreatif yang bergerak di bidang start up maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak hanya masalah legalitas usaha yang harus dipenuhi. 

"Tapi juga mereka harus mempunyai kompetensi dan kemampuan yang ditunjukkan oleh sertifikasi," ungkap Sailendra kepada JatimTIMES.com, Rabu (17/11/2021). 

Kegiatan Diskopindag Kota Malang terkait pelatihan berbasis kompetensi di Digital Innovation Lounge (DILo) Malang.

Sailendra menyebutkakn, sejak hari Selasa hingga Kamis, 15 peserta yang berasal dari pelaku usaha start up Kota Malang ini akan dilatih dan diberikan beberapa teori serta praktek langsung dalam mengoperasionalkan sebuah aplikasi atau software. 

"Ujian itu hari Jumat nanti bisa jadi ada yang lulus atau tidak lulus untuk mendapatkan sertifikat, sertifikat ini memang dibutuhkan pada saat mereka mengerjakan project," ujar Sailendra. 

Pihaknya pun mencontohkan jika terdapat suatu perusahaan yang membutuhkan pekerja ahli di bidang teknologi dan software, terlebih dahulu pihak perusahaan akan melihat profil calon pekerja. "Kan pasti ditanya profile nya, punya sertifikasi apa, lah itu salah satunya (manfaat sertifikasi)," tutur Sailendra. 

Kegiatan Diskopindag Kota Malang terkait pelatihan berbasis kompetensi di Digital Innovation Lounge (DILo) Malang.

Sebanyak 15 peserta pelaku start up di Kota Malang ini merupakan perwakilan dari banyaknya start up yang ada di Kota Malang. Nantinya, kegiatan pelatihan berbasis kompetensi rencananya akan terus digelar setiap tahun. 

Mengenai jumlah pesertanya, Sailendra akan mempertimbangkan penambahan kuota jumlah peserta pelatihan dengan melihat alokasi anggaran untuk Diskopindag Kota Malang.

"Lihat anggarannya mas, kalau anggarannya ada ya kita tambahkan, nggak hanya 15 ya 50 orang, kita lihat kebutuhan," terang Sailendra. 

Sementara itu, dengan adanya program pelatihan berbasis kompetensi ini, pihaknya berharap agar para pelaku usaha start up maupun pelaku industri dapat meningkatkan kemampuannya serta projeknya. 

"Kan perusahaan akan melihat, dari sertifikasi ini, mereka akan lebih banyak mendapatkan job pekerjaan. Ya kayak wartawan kan ada sertifikasinya, ya ini sama," pungkas Sailendra.

Topik
Diskopindag Kota Malangmuhamad sailendraKota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru