Pemilik SPI Kota Batu JEP Kembali Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual

Nov 15, 2021 19:40
Ketua LPA Kota Batu Fuad Dwiyono (tengah) saat memberikan keterangan, Senin (15/11/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Ketua LPA Kota Batu Fuad Dwiyono (tengah) saat memberikan keterangan, Senin (15/11/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Hingga saat ini berkas kasus kekerasan seksual  terhadap pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu Julian Eka Putra (JEP) belum lagi diserahkan Polda Jatim kepada Kejati Jatim. Di balik itu tersangka JEP kembali dilaporkan atas dugaan yang sama di Polres Batu, Senin (15/11/2021).

JEP dilaporkan oleh 5 orang. Kelima orang ini yakni 3 orang korban pelecehan seksual dan 2 orang korban eksploitasi ekonomi. Saat ini mereka berstatus sebagai saksi sekaligus korban. Mereka adalah warga Bali, Yogyakarta dan Malang.

Proses pelaporan ke Polres Batu dikawal Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPA) Kota Batu. Ketua LPA Kota Batu Fuad Dwiyono mengatakan, 5 orang saksi itu melapor sekaligus untuk memperkuat bukti apa yang telah dilakukan JEP selama ini.

“Kelima orang ini sudah dilakukan pemeriksaan,” ucap Fuad. 

Apalagi hingga saat ini masih berstatus dumas (pengaduan masyarakat). Sehingga dengan adanya pelaporan ini perkara kasus JEP bisa segera dituntaskan. Dalam pelaporan itu, para korban ini telah melakukan kekerasan seksual hampir di setiap kesempatan. Seperti korban lainnya yang lebih dahulu melapor. “Melakukan tindakan asusila itu di lingkungan sekolah, Surabaya, dan Semarang,” tambah Fuad.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Batu Iptu Yussy Purwanto menambahkan, memang ada lima orang yang melakukan pelaporan terkait kasus kekerasan seksual pemilik SPI Kota Batu. Nantinya hasil pelaporan tersebut akan dikirim ke Polda Jatim.

“Untuk pelaporan korban kekerasan seksual tadi kami sifatnya hanya mendata semuanya. Nanti yang menangani Polda Jatim,” ucap Yussy.

Selain itu jika nantinya didapati laporan tekait kasus yang serupa, pasti akan ditindaklanjuti sesuai sesuai undang-undang yang berlaku.

Topik
pemdes alang alangPolres Batuseto mulyadi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru