Penuhi Target RTH Publik, DLH Kota Malang Kembali Inventarisir Aset

Nov 15, 2021 14:28
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik di Kota Malang terbilang masih jauh dari target. Tercatat, capaian RTH publik di Kota Pendidikan ini masih menyentuh angka 13 persen, dari target 20 persen. Upaya menambah fasilitas publik pun kini terus dioptimalkan.

"Sampai sekarang RTH publik di kita sekitar 13 persen, dari 20 persen. Masih belum ada perubahan," ujar Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto.

Padahal, berdasarkan aturan perundang-undangan nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, sebuah daerah setidaknya harus memiliki minimal 20 persen RTH publik, dan 10 persen untuk RTH Private. Karena itulah, di samping terus melakukan optimalisasi perawatan taman-taman kota yang telah ada, upaya penambahan pembangunan RTH juga masih terus digagas.

Hanya saja, hal tersebut masih terus berproses hingga bisa mencapai target. Mengingat, untuk penyediaan akan RTH itu dikatakan Wahyu, tidaklah mudah.

"Ya mudah-mudahan bisa segera tercapai. Karena, kalau ngomongin RTH itu juga agak susah. Sekarang kalau ada kesempatan dibuat RTH ya dibuat," jelasnya.

Termasuk, kata Wahyu, dengan melakukan penataan aset-aset milik Pemkot Malang. Dalam hal ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) akan proses inventarisir aset yang sekiranya bisa untuk dialihkan sebagai pembuatan taman-taman baru.

"Kita koordinasi terus dengan BKAD, mana aset-aset itu yang bisa dibuat taman yang mengarah ke RTH. Ini masih terus proses inventarisir, jadi dari 8.200 an aset itu, kalau sebagian bisa dibuat RTH akan memenuhi 20 persen," pungkasnya.

Untuk diketahui, upaya penambahan RTH di Kota Malang salah satunya dengan pembangunan RTH Buring Kecamatan Kedungkandang di tahun 2022 mendatang. Di mana konsep dari RTH ini nantinya ditata agar ramah disabilitas, lansia, hingga anak-anak.

Selain itu, disertai fasilitas penunjang seperti Mushola hingga toilet. Area jogging track, arena pesepeda, skate board, sepatu roda, home teater, taman edukasi dan masih banyak lainnya, untuk fasilitasi pemuda-pemudi di Kota Malang.

Topik
Ruang Terbuka HijauKota MalangDLH Kota MalangWahyu SetiantoBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru