Di PWN, Racana UIN Malang Peroleh Pelatihan Teknik Pembuatan Biopori

Nov 14, 2021 18:46
Racana UIN Maliki Malang mengikuti pelatihan pembuatan Biopori dari panitia PWN(Ist)
Racana UIN Maliki Malang mengikuti pelatihan pembuatan Biopori dari panitia PWN(Ist)

JATIMTIMES - Racana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang turut menyukseskan serangkaian kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN-PTK) ke-XV di kampus UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan. 

Di hari terakhir sebelum penutupan, Sabtu (13/11/2021), Kontingen UIN Maliki Malang beserta delegasi mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan biopori di kampus B UIN Raden Patah, Palembang. Para racana UIN Maliki Malang, mendapatkan pengetahuan mengenai pembuatan biopori yang diberikan oleh pemateri dari panitia PWN. 

Kak Jauhari, sebagai pemateri dari PWN menyampaikan, jika biopori merupakan salah satu hal yang penting diketahui. Sebab, biopori merupakan salah satu sarana untuk menjaga lingkungan 

1

"Materi ini diberikan agar nantinya bisa dikembangkan di masing-masing daerah oleh para peserta PWN," terangnya. 

Lebih lanjut dijelaskannya, biopori mempunyai banyak manfaat. Yakni, memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah, membuat kompos alami dari sampah organik daripada dibakar, mengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit, mengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut, mengurangi risiko banjir di musim hujan serta maksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah.

"Terakhir, bisa mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor," paparnya. 

Sementara itu, cara pembuatan biopori sederhana sangatlah mudah. Bahkan peralatan yang dibutuhkan juga sangat simpel dan mudah didapatkan, bisa berasal dari botol bekas, spidol, korek api, lidi dan lilin. 

Proses pembuatannya pun sangat mudah. Dijelaskan Kak Jauhari, dalam pembuatan biopori terdapat 9 langkah, yakni : 

1. Sediakan botol bekas air mineral
2. Siapkan lilin dan nyalakan apinya.
3. Potong botol bekas tadi menjadi beberapa bagian
4. Setelah itu kemudian buat lubang pada tanah dengan menyesuaikan botol yg sudah dibuat sekitar 40-50 cm 
5. Setelah dilubangi, masukkan botol pada lubang.
6. Kemudian masukkan pasir kering dipinggiran botol jangan sampai penuh dan sisakan 2 cm
7. Masukkan semen yang sudah dicampur dengan air dan masukkan ke sekitar botol dan ratakan.
8. Tutup dengan paving yang sudah diberi beberapa lubang.
9. Letakkan di atas botol dan setelah itu kasih pasir di pinggir paving tersebut dan diampak. 

Sementara itu, Kak Nadhiya Noor Thoyyibah, peserta dari Racana UIN Maliki Malang sangat antusias dengan pelatihan tersebut. Pelatihan pembuatan biopori yang diberikan tentunya akan sangat bermanfaat untuk turut menjaga lingkungan dari banjir. 

"Selain itu, pelatihan tersebut memberikan wawasan teoritis dan praktiknya pembuatan biopori," pungkasnya.

Topik
UIN Maliki Malangracana uin maliki malangpelatihan pembuatan bioporikasus aktif covid 19 kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru