Cegah Malang Banjir, Wali Kota Sutiaji Masuk Sungai Keruk Sedimen

Nov 14, 2021 18:37
Wali Kota Malang Sutiaji saat turun langsung bersama seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pembersihan sungai di kawasan Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/11/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat turun langsung bersama seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pembersihan sungai di kawasan Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/11/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji pimpin kegiatan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) di aliran sungai yang terletak di wilayah Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang

Dalam kegiatan GASS ini, Sutiaji didampingi Sekretaris Daerah (sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Heru Mulyono, Camat Klojen Heri Sunarko, dan personel TNI/Polri, serta petugas BPBD Kota Malang. 

Sutiaji menyampaikan, tujuan digencarkannya GASS ini untuk mengurangi potensi banjir yang disebabkan luapan dari sungai di sekitar pemukiman warga. Pasalnya, intensitas hujan di Kota Malang beberapa hari terakhir sulit ditebak. 

"Sering hujan lebat sekali disertai dengan angin kencang dan volumenya semakin banyak, ini perlu kewaspadaan dari kita semua," ungkap Sutiaji kepada awak media, Minggu (14/11/2021). 

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini tidak hanya mengimbau melalui lisan, namun juga terjun langsung membersihkan sampah dan sedimen di beberapa titik aliran sungai bersama aparatur lainnya serta dibantu warga di sekitar Jalan Bareng Raya 2, RT 13/RW 08, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Peristiwa banjir yang kerap terjadi di Kelurahan Bareng ketika intensitas hujan tinggi ini salah satunya disebabkan karena luapan air sungai di sekitar pemukiman warga. Sutiaji pun menyebutkan empat penyebab terjadinya luapan air sungai tersebut. 

"Penyebab luapan air itu adalah karena sampah dan yang kedua karena sedimen, ketiga memang ada pendangkalan, keempat ada penyempitan sungai," kata Sutiaji. 

Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan bibit pohon untuk penghijauan di kawasan Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Tidak hanya sebagai momentum saja, Sutiaji mengatakan bahwa petugas dari DPUPRPKP dan DLH Kota Malang setiap hari secara rutin berkeliling untuk melakukan kegiatan GASS di beberapa aliran sungai dan saluran air rumah warga. 

"Saya pantau setiap hari tidak kurang dari satu truk, tapi seakan-akan tidak pernah habis, diangkat, nambah lagi (sampah dan sedimen)," ujar Sutiaji. 

Lebih lanjut, Sutiaji berharap dengan adanya GASS yang digencarkan oleh Pemkot Malang ini, masyarakat dapat tersadarkan agar membuang sampah maupun buangan material pada tempat yang sudah disediakan. "Kesadaran masyarakat membuang sampah ke tempatnya masih relatif perlu kita tingkatkan," tegas Sutiaji. 

Sementara itu, selain melakukan GASS dengan turun langsung ke beberapa titik aliran sungai, Sutiaji juga menyempatkan menanam pohon sebagai upaya menjaga lingkungan dengan cara penghijauan. 

Selain itu, kegiatan menanam pohon ini juga untuk meningkatkan kembali kepedulian masyarakat dan pentingnya penghijauan di tengah kota, serta dalam rangka menekan pemanasan global.

Topik
Wali Kota Malangwali kota sutiajiSutiajiKota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru