Wisuda Semester Genap Periode 66 Unisma, Ini Daftar Wisudawan Terbaik

Nov 13, 2021 17:32
wisuda periode ke 66 program sarjana, profesi dan pascasarjana Unisma (Ist)
wisuda periode ke 66 program sarjana, profesi dan pascasarjana Unisma (Ist)

JATIMTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) mulai hari ini Sabtu (13/11/2021) hingga beberapa waktu ke depan, mewisuda 1.557 mahasiswa semester genap tahun akademik 2020/2021. Dalam wisuda periode ke-66 program sarjana, profesi dan pascasarjana tersebut, turut diumumkan para mahasiswa terbaik dari masing-masing program dan fakultas.

Dari Program Pascasarjana, dengan jumlah 13 wisudawan, Dr Moh Sholihuddin dari Program Studi (Prodi) Agama Islam menjadi lulusan terbaik program doktor dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,90 predikat kelulusan Dengan Pujian.

1

Pada program Magister dengan jumlah wisudawan 188 orang, Mohammad Masduki MH dari Prodi Ilmu Hukum menjadi lulusan terbaik. IPK yang raihnya adalah sempurna, yakni 4.00 dengan predikat kelulusan Dengan Pujian. Dari Fakultas Hukum sebanyak 199 wisudawan, Turfatul Atiyah menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,95 predikat kelulusan Dengan Pujian.

Kemudian, dari Fakultas Kedokteran, wisudawan dari Prodi Profesi Dokter, dr Elika Kandara Trican menjadi lulusan terbaik dari 39 wisudawan dengan IPK 3.68 dan dengan predikat kelulusan sangat memuaskan.

Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 6 wisudawan meraih IPK sempurna (4.00). 6 wisudawan yang meraih IPK sempurna itu, terbagi dalam dua prodi. Dari Prodi Manajemen dengan 217 wisudawan, Neni Alfina SM dan Savira Salsabillah Amalia SM meraih IPK 4.00 dengan predikat kelulusan Dengan Pujian.

Dari Prodi Akuntansi dari 187 wisudawan, Verna Diarawati SAk, Assrofei Laily Faddilah SAk, Eka Yuni Wulandari SAk, Zuli Alfina SAk menjadi lulusan terbaik program sarjana meraih IPK sempurna 4.00 dengan predikat kelulusan Dengan Pujian.

2

Rektor Unisma Prof Maskuri Msi menyampaikan, sikap, perilaku dan pola pikir seseorang lulusan harus adaptif terhadap dinamika perubahan yang ada. Ketika berkarya, seseorang juga dituntut serupa untuk harus adaptif terhadap perubahan yang ada.

"Saudara tak mungkin lari, satu-satunya cara untuk memenangkan persaingan dan mengatasi perubahan adalah dengan meningkatkan adaptabilitas," tegasnya dalam sambutan dihadapan para wisudawan.

Lanjut Masykuri, perlu dicatat dengan tinta tebal, meningkatkan adaptabilitas bukan berarti adalah dengan mencla-mencle. Tetapi tetap mempunyai prinsip pasti. Adaptable adalah kelenturan eksekusi yang didasarkan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang kuat untuk menuju satu tujuan dan kejayaan.

"Orang yang adaptable akan menyukai perubahan dan eksplorasi. Orang tersebut akan melihat peluang ketika orang lain melihat hal tersebut sebuah kegagalan. Orang yang adaptable selalu mencari solusi atas sebuah masalah," ungkapnya.

Di sisi lain, Maskuri juga meminta para wisudawan untuk selalu berbakti dan menghargai jasa para orangtua. Sebab, tanpa perjuangan para orang tua, tentunya akan sulit untuk meraih kesusksesan.

"Kirimi mereka kabar bahagia dan doa terbaik setiap hari tanpa lelah. Jika mereka disayang Allah jadilah saudara bagian amal jariyahnya" tuturnya.

Para wisudawan tentunya merupakan kebanggaan dan harapan bagi orang tua. Sayang orang tua tentunya tak akan putus dan tetap ada sepanjang masa. Balasan apa pun, menurut Maskuri tidak mampu untuk membalas apa yang telah diberikan oleh para orang tua.

"Mereka selalu memberi. Mereka tidak mengharapkan kembali. Balasan apapun tak sanggup menyamai pemberian mereka. Doakan mereka tanpa henti dan istiomah dengan baik. Insyallah berkah dan tentunya Anda akan jadi orang berguna," pungkasnya.

Topik
lulusan terbaik unismaUniversitas Islam MalangRektor Unismaaksara kawi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru