Pembangunan Berprogress, MCC Bakal Dikelola UPT Khusus

Nov 12, 2021 16:32
Tampak progress pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC). (Foto: Istimewa).
Tampak progress pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC). (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai memetakan sistem pengelolaan untuk proyek Malang Creative Center (MCC). Rencananya, akan dibuat sebuah unit pelaksana teknis (UPT) khusus yang akan bertanggungjawab dalam pengelolaan tersebut.

UPT yang rencananya di bawah naungan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang ini, bakal diaktifkan ketika MCC telah tuntas pembangunannya pada Juli 2022 mendatang.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, keputusan untuk adanya pembuatan UPT di bawah naungan Diskopindag Kota Malang tersebut, lantaran perangkat daerah (PD) ini dinilai lebih memiliki kompeten. Utamanya, dalam menggawangi pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Terlebih, bangunan gedung 8 lantai yang berada di eks gedung PDAM lama di Jl Ach Yani tersebut dihadirkan untuk memfasilitasi ribuan pelaku ekraf dari UMKM maupun industri start up.

"Jadi Diskopindag nanti bisa fokus untuk mengelola MCC. Mewadahi apa keinginan pelaku ekraf," ujarnya.

Namun, teknis manajemen dari UPT tersebut, Sutiaji masih belum mau menjelaskan lebih lanjut. Yang pasti, MCC dikatakannya, bakal memberikan ruang bersama bagi pelaku ekraf untuk mengembangkan bisnisnya. Termasuk, fasilitas Co-Working Space, dengan harapan pelaku ekraf di Kota Malang bisa berkancah di Jawa Timur bahkan nasional.

Terpisah, Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra mengatakan, UPT untuk pengelolaan MCC hingga saat ini masih dalam pembahasan. Hal itu untuk mematangkan teknis kerja dari UPT yang akan dibentuk, mengingat akan membina pelaku ekraf di Kota Malang.

"Karena, nanti UPT yang membawahi (MCC) bakal mengurusi pemeliharaan, kebersihan, dan akomodasi di sana," katanya.

Guna mempersiapkan UPT tersebut, saat ini pihaknya melakukan kajian dengan pihak ketiga. Salah satunya, yakni pengelola Bandung Creative Hub. Sebab, konsep MCC dan Bandung Creative Hub hampir sama, yakni mewadahi para pelaku ekraf.

Namun ke depan bakal ada sejumlah perbedaan yang menonjol untuk MCC, dibanding Bandung Creative Hub tersebut. "Perbedaan itu bisa saja dari cara mengelola hingga konsep program yang ditawarkan," tandasnya.

Untuk diketahui, Proyek MCC dikerjakan secara multiyears. Di tahap pertama tahun 2021 ini dianggarkan sebesar Rp 25 Miliar. Sedangkan di tahun 2022 mendatang rencana awal dianggarkan sebesar Rp 73 Miliar. Ditargetkan, di akhir tahun 2021 ini pembangunan awal sudah mencapai 40 persen.

Topik
Malang Creative Centre (MCC)Malang Creative CentrePembangunan MCC

Berita Lainnya

Berita

Terbaru