Beri Trauma Healing Lewat Boneka Saprol, Anak Korban Banjir Bandang Dibuat Bahagia

Nov 11, 2021 21:04
Edy Prayitno saat memberikan trauma healing dengan boneka Saprol di hadapan para anak-anak korban banjir bandang di SDN Bulukerto 01 Kota Batu, Kamis (11/11/2021). (Foto: istimewa)
Edy Prayitno saat memberikan trauma healing dengan boneka Saprol di hadapan para anak-anak korban banjir bandang di SDN Bulukerto 01 Kota Batu, Kamis (11/11/2021). (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Trauma healing diberikan kepada anak-anak warga Kecamatan Bumiaji pasca banjir bandang di Kota Batu Kamis 4 November 2021. Ya anak-anak dihibur menggunakan boneka bernama Saprol, di SDN Bulukerto 01 Kota Batu, Kamis (11/11/2021).

Trauma healing itu diberikan oleh Satpol PP kota Batu, bersama PPMI (Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia) Malang Raya, dan Lazismu Kota Batu. Anak-anak terlihat cukup bahagia mendengar cerita yang diperagakan lewat boneka Saprol yang dimainkan oleh Edy Prayitno.

Cerita atau dongeng yang diberikan Edy tentang sebab akibat, bencana alam dari ulah manusia yang kurang menghargai atau mencintai alam. “Dalam mendongeng juga disampaikan agar anak2 mencintai alam, serta tetap bersyukur walau ada bencana,karena masih diselamatkan oleh Tuhan,” ungkap Edy.

Anak-anak yang melihat pun tertawa ceria mendengar Edy mendongeng. Ya mereka sangat terhibur dengan adanya trauma healing tersebut. Ditambah boneka Satpol PP yang bernama saprol digunakan agar anak-anak lebih akrab Dengan Satpol PP.

“Karena Satpol PP yang ditakuti anak-anak di masa pandemi, karena Satpol sering operasi ketertiban Prokes,” tambah Edy.

Lewat hal itu juga merupakan cara Satpol PP kota batu untuk mengedukasi. Juga untuk memberikan motivasi agar tetap bersemangat untuk meraih cita-cita.

Sementara itu Koordinator Lapangan Ariek Dwi menambahkan, kegiatan tersebut bentuk menghilangkan trauma kepada anak yang disekitar lingkungan terdampak banjir bandang. “Serta meningkatkan semangat belajar kepada anak-anak yang baru masuk pembelajaran setelah lama daring karena adanya Pandemi Covid-19,” ujar Ariek.

Supaya semakin semangat, anak-anak juga diberi hadiah seperti snack juga perlengkapan sekolah. Mengingat kegiatan pembelajaran tatap muka sudah dan bakal dilakukan oleh para siswa yang terdampak di sana.

Topik
ekosistem lautSatpol PP Kota BatuTrauma healingbanjir bandan kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru