Dukung Pertumbuhan Produk Lokal, NK Cafe Launching Galeri Karya Anak Negeri

Nov 10, 2021 21:49
Ketua Dekranasda Kabupaten Malang Hj Anis Zaidah Sanusi (jilbab kuning) bersama Owner NK Cafe Djoni Sudjatmoko (baju biru) di sela launching Galeri Karya Anak Negeri di NK Cafe, Rabu (10/11) (foto: Sri Kurnia Mahiruni/ JatimTIMES)
Ketua Dekranasda Kabupaten Malang Hj Anis Zaidah Sanusi (jilbab kuning) bersama Owner NK Cafe Djoni Sudjatmoko (baju biru) di sela launching Galeri Karya Anak Negeri di NK Cafe, Rabu (10/11) (foto: Sri Kurnia Mahiruni/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Memberi ruang bagi pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Malang, Nendes Kombet (NK) Cafe Malang menginisiasi pembukaan Galeri Karya Anak Negeri.

Galeri tersebut resmi dilaunching hari ini, Rabu (10/11) oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malang Hj Anis Zaidah Sanusi.

Anis menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan galeri ini. Menurutnya galeri ini sangat bermanfaat bagi pengembangan UMKM di Kabupaten Malang.

"Semoga galeri ini bisa meningkatkan ekonomi pelaku usaha kecil asli Kabupaten Malang," ucap Anis.

Ia pun berharap bukan hanya NK Cafe yang menggandeng para pelaku usaha kecil, namun juga diikuti oleh kafe-kafe lainnya. Karena ini sangat membantu bagi keberadaan usaha kecil yang akhir-akhir ini terdampak pandemi Covid-19.

Ia pun berharap agar seluruh masyarakat turut serta mendukung keberadaan galeri ini. "Bahkan ASN diharap berbelanja produk UMKM di galeri ini agar produk-produk mereka terbeli," imbuh Anis.

Sementara itu Owner NK Cafe Djoni Sudjatmoko mengatakan bahwa keberadaan Galeri Karya Anak Negeri ini salah satu upaya mewujudkan independensi ekonomi yang nasionalis.

Ia mencontohkan negeri China bisa maju karena masyarakatnya membeli produk asli buatan China. "Bahkan di sana digaungkan China membeli China. Begitu juga Galeri Karya Anak Negeri ini harus menghidupi perkataan, Indonesia membeli Indonesia," ucap Djoni.

Pengusaha yang juga pembina PWI Malang Raya ini mengatakan bahwa bukan hanya produk warga Kabupaten Malang saja yang ditampung, melainkan juga menampung produk warga Kota Malang dan Batu.

Beberapa produk yang dipamerkan dan dijual di galeri tersebut di antaranya berbagai produk kopi kemasan, makanan ringan, batik, hingga kerajinan tangan. Saat ini setidaknya sudah ada 90 jenis produk yang masuk di Galeri Karya Anak Negeri.

Ia berharap dengan keberadaan galeri ini maka produk lokal bisa menjadi tuan di rumah sendiri. "Promosi produk lokal bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Semua wajib membantu meningkatkan brand lokal, termasuk pihak swasta dan pengusaha," pungkasnya.

Topik
Kabupaten MalangUsaha Kecil Menengah (UKM)Nendes KombetGaleri Karya Anak Negerianak dengan nama terpanjangDewan Kerajinan Nasional Daerah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru