Pipa Putus Akibat Banjir Bandang, Perumda Tugu Tirta Pasang Pipa Alternatif untuk Normalisasi Air

Nov 09, 2021 20:32
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M Nor Muhlas saat mendampingi petugas melakukan pemasangan pipa alternatif di Jurang Susuh, Kecamatan Beji, Kota Batu. (Foto: Istimewa)
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M Nor Muhlas saat mendampingi petugas melakukan pemasangan pipa alternatif di Jurang Susuh, Kecamatan Beji, Kota Batu. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang bergerak cepat atasi pipa putus yang diakibatkan banjir bandang Kamis (4/11/2021) lalu dan menyebabkan aliran air terganggu di beberapa kawasan Kota Malang dengan melakukan pemasangan pipa sambung alternatif. 

Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M Nor Muhlas mengatakan, banjir bandang yang berasal dari Kota Batu turun ke Kota Malang tersebut menyebabkan beberapa pipa transmisi mengalami kerusakan hingga terputus dan terbawa arus Sungai Brantas. 

Selain itu, petugas yang diterjunkan oleh Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang untuk membenahi pipa-pipa yang rusak maupun putus sempat mengalami kesulitan, karena banyaknya batang pohon, bambu, yang bercampur lumpur menghambat akses para pekerja. 

Namun untuk sementara waktu, Muhlas menyampaikan, satu pipa transmisi di jembatan yang berada di kawasan Sengkaling telah berhasil diperbaiki. Sedangkan untuk pipa transmisi yang terputus di Jurang Susuh hingga semalam terus dilakukan perbaikan dan pemasangan pipa sambung alternatif. 

"Kita tidak usah mempertahankan pipa existing, itu kita potong dari ujung ke ujung yang melintasi wilayah terdampak, kemudian kita sambungkan dan kita tapping dari ujung ke ujung," ungkap Muhlas kepada JatimTIMES.com, Selasa (9/11/2021). 

Hal itu dilakukan untuk mempercepat normalisasi air untuk sementara waktu. Pasalnya jika menunggu petugas selesai melakukan evakuasi material banjir bandang, akan memakan waktu yang cukup lama. 

Muhlas menyebutkan, dari peristiwa banjir bandang pada hari Kamis (4/11/2021) menyebabkan empat pipa transmisi milik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang terdampak yang menyebabkan terganggunya aliran air di Kota Malang. 

Empat pipa transmisi tersebut, satu terletak di Jembatan Sengkaling yang saat ini selesai dilakukan perbaikan dan tiga terletak di kawasan Jurang Susuh, Kecamatan Beji, Kota Batu. 

"Di Dinoyo Atas sementara ini sudah mengalir dan satu pipa di Jurang Susuh sudah tersambung, tinggal dua pipa kita selesaikan segera," tegas Muhlas. 

Pihaknya menuturkan, upaya pembenahan pipa transmisi yang dilakukan terkadang juga harus saling memahami dengan petugas dan mobilitas alat berat yang melakukan evakuasi material banjir bandang di kawasan Jurang Susuh. 

"Evakuasi dari teman-teman BPBD (membuat) alat berat ini kan masuk, bagaimana tidak merusak pipa kita dan pipa kita tidak menggangu kerja mereka. Problem yang tidak mudah, meskipun ini sifatnya darurat," jelas Muhlas. 

Sementara itu, Muhlas pun membeberkan kerugian akibat banjir bandang. Yakni hilangnya air sekitar 350 liter per detik yang jika dihitung berdasarkan satu rumah maka, ada sebanyak 35 ribu liter hilang. Namun, dengan berbagai upaya rekayasa jaringan yang dilakukan, alhasil pihaknya dapat mengurangi sekitar 21 ribu liter. 

Sebagai informasi, dari peristiwa banjir bandang yang merusak dan memutuskan pipa transmisi Perumda Air Minum Tugu Tirta, menyebabkan terganggunya pasokan air di 13 lokasi di Kota Malang.

Di antaranya Kelurahan Tlogomas, Desa Tegal Gondo, Kelurahan Tunggulwulung, Kelurahan Tasikmadu, Kelurahan Sumbersari, Kelurahan Ketawanggede, Kelurahan Dinoyo, Kelurahan Karangbesuki, Kelurahan Jatimulyo, Kelurahan Lowokwaru, Kelurahan Penanggungan, Kelurahan Merjosari dan Kelurahan Mojolangu.

Topik
Perumda Tugu TirtaPerumda Tugu Tirta Kota MalangPerbaikan Pipa PDAM Kota Malangdampak banjir

Berita Lainnya

Berita

Terbaru