Stok Sayur Sawi Terbatas, Harga Naik Hingga 30 Persen

Nov 08, 2021 21:47
Safrial saat menata sayur sawi miliknya (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Safrial saat menata sayur sawi miliknya (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Sayur jenis sawi di Pasar Sayur Karangploso, Kabupaten Malang sulit dijumpai. Hal itu karena sejumlah pedagang tidak mempunyai stok sayur sawi yang akan dijual ke pembeli.

Bendahara UPT Pasar Karangploso Kabupaten Malang, Winarsih menjelaskan dalam beberapa hari ini memang pedagang melaporkan sayur sawi tidak ada stok. Hal itu dibuktikan dari kelangkaan sayur sawi yang mulai dirasakan masyarakat.

“Iya benar, kalau penyebabnya kurang stok atau apa itu ya tanya petani atau pedagangnya langsung,” kata Winarsih saat dijumpai di Pasar Sayur Karangploso, Senin (8/11/2021).

Sementara untuk sayur jenis lain, Winarsih menjelaskan bahwa stok hingga harga masih relatif terjaga. Bahkan dari pantauan di pasar sayur tersebut, beberapa pedagang lalu lalang untuk melayani pembeli.

“Kalau (jenis sayur) yang lain aman kok masihan,” ucap Wanarsih.

Penasaran dengan kelangkaan sayur sawi, media ini mencoba bertanya kepada salah satu pedagang. Beberapa kali mencoba bertanya, para pedagang nampak enggan untuk diwawancara.

Beruntung, ada satu pedagang asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang bernama Safrial yang mau untuk sedikit bercerita. Ia membenarkan bahwa sayur sawi memang stoknya terbatas.

Bahkan, di atas pikap yang dibuatnya untuk berjualan hanya terdapat 20 ikat sayur sawi. Sisanya dipenuhi oleh sayur bayam dan sayur kangkung.

“Memang jarang mas sekarang. Stoknya ini aja cuma 20-an yang saya bawa sisanya ya kangkung sama bayam,” kata pria 21 tahun itu.

Suasana pasar sayur Karangploso (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Pria yang sudah berdagang di Pasar Karangploso sejak empat tahun lalu itu menjelaskan, alasan sayur sawi langka karena musim hujan. Hal itulah yang mempengaruhi penjualan sayur sawi jarang dijual.

“Kalau musim hujan memang daunnya cepat membusuk jadi stoknya sedikit saat ini, dan kayaknya dimana-mana sama,” terang Safrial.

Bahkan saat ini diakui Safrial, harga sawi yang dijualnya pun ikut naik. Biasanya ia menjual Rp 15 ribu per-ikat, kini naik akibat kelangkaan.

“Tapi sekarang itu Rp 20 ribu satu bendel. Jadi naik Rp 5 ribu,” imbuh Safrial.

Kelangkaan sayur sawi ini pun menurut Safrial diperkirakan bisa terjadi sampai musim hujan berakhir. “Iya kalau kemarau pasti banyak sawi lagi InsyaAllah,“ tutup Safrial.

Topik
harga sayur kota batukaderling kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru