Ciptakan Generasi Unggul, Rektor Unisma: Integritas Harus Dibangun

Nov 05, 2021 18:52
Seminar Nasional (Semnas) tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, Jumat (5/11/2021) (Ist)
Seminar Nasional (Semnas) tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, Jumat (5/11/2021) (Ist)

JATIMTIMES - Upaya mendorong dan mewujudkan generasi bangsa yang unggul dan bermoral terus dilakukan Universitas Islam Malang (Unisma). Upaya itu salah satunya direalisasikan melalui sinergi yang dibangun bersama Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dan juga Forum Rektor Indonesia (FRI).

Upaya itu dilakukan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Seminar Nasional (Semnas) tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, Jumat (5/11/2021).

Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi menjelaskan, saat ini masih banyak ditemui praktik dalam bernegara yang berada di luar jalur semestinya. Praktik tersebut dilakukan dengan cara -cara yang kurang tepat, di mana dilakukan dengan cara yang tak jujur, tidak memegang etika dan moral.

2

"Kita kehilangan nilai-nilai integritas. Bagaimana untuk membangun integritas, etos kerja dan juga sikap yang selama ini dimiliki oleh bangsa Indonesia dahulu, zaman kerajaan sampai sekarang yakni gotong royong akhir-akhir ini sudah mulai terkikis," tuturnya.

Integritas yang dimaksudkan adalah integritas moral, kerja, membangun kedisplinan, kebersihan dan yang lainnya. Maka dari itu, bagaimana upaya agar hal tersebut bisa dibangkitkan lagi. Hal itu tentunya dengan membangun sikap profesional, dengan kompetensi sesuai bidang karakter yang baik. Selain itu, harus memiliki keberanian dan memiliki sikap mandiri serta mampu bekerjasama.

"Ini yang kita bangun,"ungkapnya.

Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono, yang juga Ketua FRI memberikan paparan sebagai pemateri. Dikatakannya, bangsa Indonesia yang menganut sistem demokrasi dinilai oleh berbagai negara merupakan sebuah sebagai sistem yang baik. 

3

Indonesia patut bersyukur dengan rahmat yang diberikan dengan berbagai sumber daya alam yang ada maupun dengan jumlah penduduk terbanyak berasal dari beragam suku, ras, bahasa daerah, agama, dan yang lainnya. 

Namun dengan banyaknya sumber daya itu, menurut Panut, saat ini bangsa Indonesia masih belum termakmurkan. Sumber daya yang ada belum mampu menjadikan sebuah keunggulan yang kompetitif bagi bangsa Indonesia.

Sumber daya manusia menjadi kunci dalam kemajuan bangsa. Namun bukan sumber daya yang asal. Sumber daya yang menjadi kunci adalah sumbernya yang mencintai perdamaian, mencintai negara, menghargai perbedaan, dan memiliki etos kerja. 

1

"Harapannya kita menjadi bangsa dengan SDM yang menguasai teknologi. Ini kunci negara bisa maju dan berdaya saing," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Universitas Islam MalangUnismarektor uismaKampus UnismaBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru