Implementasi MBKM, Prodi Akuntansi Unikama Jalin Kerjasama dengan UTM, Ini Fokus Kerjasamanya

Nov 05, 2021 13:47
Perwakilan dari UTM Dr Prasetyono SE MSi Ak saat memberikan souvernir kepada Dekan FEB Dr Endah Andayani SPd MM (Ist)
Perwakilan dari UTM Dr Prasetyono SE MSi Ak saat memberikan souvernir kepada Dekan FEB Dr Endah Andayani SPd MM (Ist)

JATIMTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus berkomitmen dalam implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hal tersebut salah satunya dilakukan Program Studi (Prodi) Akuntansi Unikama yang menjalin kerjasama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM). 

UTM berkesempatan melakukan kunjungan ke kampus multikultural untuk melakukan pembahasan formulasi pengimplementasian Kurikulum MBKM. Sebelumnya, Unikama juga telah melakukan kunjungan ke UTM dengan bahasan yang sama, terkait Kurikulum MBKM.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Unikama Supami Wahyu Setyowati SE MSA, menjelaskan,  bahwa kunjungan akademik ini bertujuan untuk membahas tentang pengimplementasian kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). 

“Sekitar Oktober 2020 lalu kita memang melakukan kunjungan ke Universitas Trunojoyo Madura. Sekarang ini mereka yang datang ke Unikama untuk mendiskusikan tentang pengimplementasian MBKM,” ujarnya.

3

Dalam kunjungan ini, hal yang menjadi bahasan utamanya adalah mengenai pertukaran pelajar. Sebab, hal ini belum diimplementasikan di Prodi Akuntansi. Akan tetapi, pada sisi lain, Prodi Akutansi telah menerapkan Kurikulum MBKM melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT). 

Program KKNT, diambil maksimal sebanyak 20 SKS. Akan tetapi, jumlah tersebut tak semuanya harus diambil dengan catatan dilakukan konversi dengan Mata Kuliah (MK) Seminar Akuntansi, Teori Akuntansi dan Etika Profesi. 

Pada Program KKNT, proses pembelajaran mahasiswa kian mudah. Sebab, para mahasiswa juga bisa mengambil skripsi.

“Jadi misalkan mereka ingin membantu UMKM. Maka, untuk judul skripsi bisa dibuat Peningkatan UMKM. Ini sudah judul yang besar dan mencakup semuanya tentang UMKM. Bisa juga mengerucut dengan judul lain, apapun itu nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat di tempat mereka melaksanakan KKNT. Jadi mahasiswa bisa mendapatkan nilai dari KKNT, dari MK yang dikonversi dan juga proposal skripsi,” tambahnya.

1

Dr Endah Andayani SPd MM, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unikama menyambut baik kerjasama ini. Dijelaskannya, dengan kerjasama tentunya akan mempermudah dalam pertukaran pelajar. 

Lebih dari itu, kerjasama turut bisa merambah pada bidang penelitian dan merambah pada bidang lainnya. Tujuannya, tentu untuk meningkatkan kualitas dan membuat strategi terutama dalam kualitas pembelajaran.

"Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus kami genjot. Salah satunya dengan kerjasama ini. Kami tidak akan mampu berjalan sendiri perlu adanya kolaborasi. Saya berharap nantinya bisa terus menjalin MoA tingkat fakultas agar dapat melakukan penelitian dan bersama-sama berkolaborasi , berfikir kritis serta berkreatifitas bersama dan tentunya dapat membuat media pembelajaran baru yang efektif,” tuturnya.

Perwakilan dari UTM Dr Prasetyono SE MSi Ak menjelaskan maksud kedatangannya beserta rombongan ke Unikama. Dikatakannya jika kunjungan ini merupakan kunjungan untuk belajar bersama dan berkordinasi terkait penerapan MBKM pada Prodi Akutansi.

“Bagi kami MBKM ini masih terasa membingungkan, karena di kampus masih menggunakan mata kuliah bayangan atau konversi,” paparnya.

Ia juga menerangkan bahwasannya UTM sudah mendesain kurikulum tentang magang profesi dan juga penelitian serta KKNT. Jadi, di UTM program MBKM ini diimplementasikan sesuai kemampuan. 

“Saya berharap dengan kedatangan kami ke Unikama bisa saling berkolaborasi dan bergandengan dalam rangka pertukaran pelajar dan juga program MBKM lainnya. Apalagi di bidang penelitian dan penulisan artikel ilmiah,” pungkasnya.

Topik
universitas pgri kanjuruhan malang unikamaopini pandemiUniversitas Trunojoyo Madura

Berita Lainnya

Berita

Terbaru