Webinar "Kurikulum Taman Sosialisasi Anak", Rektor UIN Malang: Pendidikan Investasi yang Berharga di Dunia maupun Akhirat

Nov 04, 2021 13:02
Dari kanan: Ketua DWP UIN Maliki, Dra. Shofiyah Zainuddin, Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Zainuddin MA, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Dr Agus Maimun M Pd (Ist)
Dari kanan: Ketua DWP UIN Maliki, Dra. Shofiyah Zainuddin, Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Zainuddin MA, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Dr Agus Maimun M Pd (Ist)

JATIMTIMES - Dharma Wanita Persatuan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) bekerja sama dengan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) menyelenggarakan webinar dengan mengangkat tema “Kurikulum Taman Sosialisasi Anak”. Kegiatan yang dilakukan secara daring itu mengundang narasumber berkompeten, yakni Eny Retno Yaqut, Dr Istiadah MA, Dr Evi Ghozaly M Pd dan Wuri Astuti M Pd.

Prof Zainuddin MA Rektor UIN Maliki Malang menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan webinar tersebut. Menurutnya, pembahasan pendidikan anak usia dini sangatlah penting. Pendidikan merupakan sebuah investasi berharga yang tak ternilai. 

Selain itu, pendidikan bukan hanya merupakan investasi di dunia, melainkan juga investasi di akhirat kelak. Maka dari itu, menurutnya, pendidikan merupakan segala-galanya.

1

Lebih lanjut dijelaskannya, pendidikan seseorang manusia tidak dimiliki sejak manusia itu lahir. Namun, pendidikan manusia dimulai sejak ia berada di dalam kandungan ibunya. Pendidikan dimulai sejak dalam kandungan (prenatal) hingga pasca lahir (postnatal). 

Saat prenatal, lanjut Prof Zainuddin, pendidikan yang diberikan tak bisa serta merta. Pendidikan yang terarah dan baik harus diberikan dengan kalimat-kalimat thoyyibah karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap jiwa anak. 

Sesuai tuntunan ajaran Islam, pembelajaran anak-anak usia dini harus diberikan pendidikan mulai dari kalimat tauhid, pengenalan Allah SWT, halal haram, salat, membaca Al-Quran hingga mengenal dan mencintai nabinya. 

2

“Tujuan pendidikan dalam perspektif Islam adalah untuk memberikan ilmu bermanfaat kepada peserta didik dan membentuk mereka menjadi anak yang salih dan salihah dan menjadi dermawan,” ungkapnya.

Ditambahkan, jika dalam perspektif Islam terus berlanjut dan tidak akan pernah selesai. Maka dari itu, meskipun seseorang telah memiliki berbagai gelar akademik, proses pembelajaran masih terus berlangsung dan belum selesai.

"Pendidikan tetap diberikan hingga postnatal bahkan hingga dewasa. Meskipun ia sudah master, doktor, atau professor, harus tetap belajar dan belajar,” pungkasnya.

Sementara itu, turut serta hadir secara luring dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP UIN Maliki Dra Shofiyah Zainuddin Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Dr Agus Maimun M Pd beserta beberapa peserta undangan, khususnya para pemerhati dunia pendidikan anak usia dini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
UIN Maliki Malangdpw uin maliki malangkurikulum taman sosialisasi anak

Berita Lainnya

Berita

Terbaru