Musim Hujan, PT KAI Daop 8 Petakan 16 Titik Rawan Bencana

Nov 03, 2021 18:46
Petugas dari PT KAI Daop 8 Surabaya sedang melakukan pengecekan jalur lintas Malang-Bangil di kawasan Stasiun Singosari, Rabu (3/11/2021). (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for JatimTIMES)
Petugas dari PT KAI Daop 8 Surabaya sedang melakukan pengecekan jalur lintas Malang-Bangil di kawasan Stasiun Singosari, Rabu (3/11/2021). (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menghadapi musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya kembali melakukan pengecekan terhadap kondisi rel perlintasan. Pengecekan dilakukan mulai Stasiun Malang hingga Stasiun Bangil menggunakan lori dressin. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pada rel kereta saat hujan datang.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, kegiatan pengecekan lintas rel ini nantinya berfokus pada pengecekan prasarana untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api menjelang musim penghujan.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman dan sehat bagi pelanggan kami," ungkap Luqman kepada JatimTIMES.com, Rabu (3/11/2021). 

Selain melakukan pengecekan rel lintas kereta api Malang-Bangil, pihaknya juga memetakan daerah rawan yang memiliki potensi mengganggu operasional Kereta Api. "Kami mencatat 16 titik yang memiliki potensi mulai dari luapan air, pohon tumbang, hingga rawan longsor," beber Luqman.

Untuk mengantisipasi dan melakukan tindakan cepat ketika terjadi gangguan pada rel lintas kereta api, pihaknya juga menyiagakan petugas di beberapa titik rawan terdampak bencana. 

Selain itu, juga disiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), yang terdiri dari pasir, bantalan rel, h-beam yang merupakan potongan besi, peralatan ringan petugas, hingga alat berat Multi Tie Temper (MTT) yang bersiaga pada titik potensi rawan gangguan.

Sementara itu, salah satu fokus dalam kegiatan lori dressin yakni untuk melakukan pemantauan kanan dan kiri rel sebagai antisipasi kemungkinan adanya pohon tumbang maupun luapan air hujan yang berpotensi mengganggu perjalanan Kereta Api.

Luqman menuturkan, pihak manajemen juga sudah memerintahkan kepada para petugas untuk memantau daerah yang terdapat pohon tinggi dan berpotensi tumbang, sehingga mengganggu jalur kereta api. 

"Untuk selanjutnya agar segera dilakukan penanganan," kata Luqman. 

Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemeriksaan, jajaran manajemen PT KAI Daop 8 Surabaya meyakinkan kondisi jalur KA benar-benar dalam kondisi prima. Meski demikian, pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan pada beberapa titik yang dinilai berpotensi dapat mengganggu perjalanan kereta api.

Topik
stasiun malangKereta ApiPT KAI Daop 8 SurabayaPohon TumbangMusim PenghujanBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru