Mengenal Lebih Dekat Bripka Sutrisno, Anggota Polres Pamekasan yang Aktif Jadi Bilal

Nov 03, 2021 15:03
Bripka Sutrisno, Banit Binmas Polsek Kota saat mengisi salawat di salah satu acara (Foto:Ist/JTN)
Bripka Sutrisno, Banit Binmas Polsek Kota saat mengisi salawat di salah satu acara (Foto:Ist/JTN)

JATIMTIMES - Bripka Sutrisno, Banit Binmas Polsek Kota di kalangan masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura tidak hanya dikenal sebagai polisi yang merakyat.

Namun, polisi kelahiran Desa Murtajih, Pamekasan ini juga dikenal sebagai polisi yang aktif berkeliling safari Jumat menjadi Bilal di sejumlah masjid.

Polisi berusia 34 tahun itu mengaku mulai aktif menjadi Bilal di sejumlah Masjid Pamekasan sejak 2015 hingga saat ini.

Dalam setiap pekan, ia memiliki jadwal khusus menjadi Bilal di sejumlah Masjid Pamekasan. Bahkan saat menjadi Bilal pun, ia mengaku masih tetap berseragam polisi.

"Pertama saat saya jadi Bilal dan berseragam itu di Masjid Ponpes Kayu Manis," kata Sutrisno saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/11/2021).

Menurut Sutrisno, tujuan dirinya menjadi Bilal di sejumlah Masjid Pamekasan ingin mencitrakan polisi yang merakyat dan mengayomi serta ingin mengajak masyarakat untuk membumikan salawat.

Dalam setiap pekan, ia biasanya menjadi Bilal di masjid daerah Nyalabu Daya, di Masjid Lapas Pamekasan, di masjid area Polsek Kota, di Masjid Polres Pamekasan, di Masjid Ponpes Kayu Manis, dan di Masjid dekat rumahnya.

Pria yang juga aktif sebagai vokal utama di Majelis Salawat Riyadlul Jannah Madura itu mengaku tetap mengenakan pakaian seragam polisi.

"Sama pimpinan majelis salawat. Saya memang disuruh berseragam polisi untuk mendekatkan diri ke masyarakat dan saya sekarang fokus ke gerakan membumikan salawat di masyarakat. Karena dengan salawat itu hati yang keruh atau kotor bisa jadi bersih," jelasnya. 

Bahkan saat ini, Sutrisno juga mengajak rekan sejawat dan adik tingkatnya agar ikut andil membumikan gerakan salawat di masyarakat.

Ia mengaku bersyukur karena banyak rekan sejawat dan adik tingkatnya yang tertarik gabung bersalawat. 

"Sekarang anggota polisi yang ikut di majelis salawat ada sekitar 100 orang lebih. Mereka sebagai jemaah," jelasnya.

Sutrisno juga mengaku bersyukur, sebab saat ini dirinya sangat diterima dan diapresiasi oleh masyarakat atas terobosan yang ia lakukan.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto mengapresiasi gerakan membumikan salawat dan menjadi Bilal yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.

Kata dia, perilaku tersebut menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk ditiru serta bisa mendekatkan polisi dengan masyarakat hingga Pamekasan tercipta situasi yang aman, tertib dan kondusif.

"Kami polisi Indonesia akan berkomitmen senantiasa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban," pungkasnya. 

Topik
polisi jadi bilaldisparpora kabupaten madiunPolres Pamekasan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru