Tradisi Baru Arema FC Usai Sering Menang

Nov 03, 2021 11:38
Pemain Arema FC saat membersihkan ruang ganti di Stadion Sultan Agung, Bantul (foto: potongan video official Arema FC)
Pemain Arema FC saat membersihkan ruang ganti di Stadion Sultan Agung, Bantul (foto: potongan video official Arema FC)

JATIMTIMES - Tradisi baru dilakukan oleh Arema FC di dalam ruang ganti seusai pertandingan. Pemain dan official gotong royong membersihkan ruang ganti sebelum meninggalkan stadion.

Hal itu seperti yang dilakukan sesuai pertandingan melawan Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul pada (1/11/2021) kemarin lusa. Pemain dan official tampak membersihkan ruang ganti di stadion milik Pemerintah Kabupaten Bantul tersebut.

Pemain bahkan tidak segan untuk mengambil sampah yang berserakan di ruang ganti. Hal itu juga sesuai dengan instruksi Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana.

“Arema FC memiliki tradisi baru, seusai pertandingan pemain dan official membersihkan ruang ganti,” ungkap Gilang Widya Pramana atau yang akrab disapa Juragan 99 itu.

Kendati secara operasional kebersihan stadion itu merupakan tugas dari petugas stadion, namun Arema FC tidak ingin hal itu membebani petugas. Hal itu mengingat sampah yang ditinggalkan sebenarnya bisa benar-benar bersih jika dilakukan secara gotong royong. 

“Ini dilakukan untuk menyebarkan kebaikan. Semua pemain dan official ikut terlibat dalam kegiatan ini,” terang Gilang.

“Kalau kami menanamkan kebaikan di mana pun, Insya Allah jalan kami akan dimudahkan, termasuk jalan meraih kemenangan,” tambah Gilang.

Gilang mengapresiasi kepada pemain dan official yang sudah mau memulai tradisi untuk menjaga kebersihan di ruang ganti pemain. Dan ia berharap kedepan dapat terus dilakukan di stadion manapun.

“Terima kasih saya sampaikan kepada pemain dan official yang  meninggalkan ruang ganti setelah pertandingan dalam keadaan bersih. Aku berharap hal ini rutin dijalankan,” tandas Gilang.

Komando untuk tidak meninggalkan ruang ganti sebelum ruangan benar-benar bersih juga disampaikan manajer ad interim Arema FC Ali Rifki. Bahkan secara langsung dia mewanti-wanti kepada seluruh awak tim untuk menjaga kebersihan ruang ganti.

“Jangan sampai meninggalkan ruang ganti dalam keadaan kotor, suasana harus bersih seperti kita pertama datang ke sini sebelum pertandingan,” kata Ali.

Di sisi lain, Ali Rifki menilai bahwa tradisi tersebut selain menanamkan kebaikan juga dapat mempererat kesolidan di antara awak tim.

“Hal ini memang terlihat sederhana. Tapi di sisi lain secara emosional  mampu membangun kesolidan di tim, karena kami sama-sama merasa bertanggung jawab terhadap sekitar kita, terutama ruang ganti yang sudah kami gunakan,” tandas Ali.

Tradisi ini menurut manajemen Arema FC memang harus terus dilakukan. Kendati Arema FC bermain di luar kandang, namun tim Singo Edan merasa memiliki ikatan emosional terhadap ruang ganti pemain yang digunakan.

Di ruang ganti sendiri banyak hal yang dilakukan oleh Arema FC, selain berfungsi sebagai tempat transit pemain. Di ruangan itu pula, taktik dan strategi kerap di susun. Ruang ganti menjadi bagian penting dari persiapan terakhir Arema FC sebelum pertandingan.

Hal itu pula yang membuat Arema FC merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap suasana di ruang ganti, terutama kebersihannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Arema FCtradisi baru aremaGilang Widya Pramanajuragan 99

Berita Lainnya

Berita

Terbaru