Update Terbaru Tewasnya Wanita Muda di Singosari, Polisi Terkendala Kesehatan Saksi

Nov 01, 2021 19:19
Petugas medis saat membawa jenazah wanita muda yang diduga bunuh diri (foto: istimewa)
Petugas medis saat membawa jenazah wanita muda yang diduga bunuh diri (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Masih ingat dengan kasus tewasnya FR (24)? Perempuan yang tinggal di Jalan Suropati, Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang diduga dianiaya oleh pacarnya sendiri, MAM (26). Bahkan, fakta mengungkap ia rela menyayat tangan kirinya dengan benda tajam hingga menghembuskan nafas terakhir.

Peristiwa yang menggegerkan warga Losari itu terjadi pada Senin (25/10/2021) malam. Dimana ada seorang wanita muda yang tewas dengan ada luka sayatan di tangan kirinya.

Akan tetapi, muncul dugaan lain atas tewasnya wanita muda tersebut. Sebab muncul beberapa spekulasi jika peristiwa nahas tersebut tidak terjadi tanpa ada sebab sebelumnya.

Hampir sepekan belum ada kabar, Media ini pun tertarik untuk mencari perkembangan bagaimana kasus tersebut saat ini berjalan.

Kapolsek Singosari, Kompol Octa Panjaitan mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat melakukan penyidikan. Hal itu karena MAM masih dalam perawatan usai perutnya terkena sabetan benda tajam yang diduga cutter, dan masih berkaitan dengan tewasnya FR.

“Belum (lakukan penyidikan), jadi orang sakit kalau disidik kan tidak masuk nanti, kalau dia bilang sakit kan tidak bisa dipaksa,” ujar Octa, Senin (1/11/2021).

Octa menjelaskan, hingga saat ini dokter yang menangani MAM belum mengeluarkan izin untuk polisi melakukan penyidikan. Hal itu berkaitan dengan kondisi MAM.

“Karena dokter juga belum mengeluarkan izin sehatnya, masih di rumah sakit. Sembuhnya itu nanti apa katanya dokter,” kata Octa.

Sementara dari hasil penyelidikan di TKP, Satreskrim Polres Malang bersama Polsek Singosari menemukan sebuah benda tajam yang diduga cutter. Sementara untuk barang lain yang terindikasi pada kasus tersebut juga tidak ditemukan.

“Tidak ada kalau barang (lain), ya cuter itu yang ditemukan,” jelas Octa.

Disisi lain, Octa menuturkan bahwa muncul dugaan dari hasil olah TKP sementara bahwa FR dicekik. Namun kepastian itu masih menunggu hasil visum yang saat ini belum keluar hasilnya.

“Kalau penganiayaan tidak paket cutter, dicekik itu. Saya juga belum press karena hasil visum juga belum keluar,” tandas Octa.

Topik
Kasus Pembunuhandugaan pembunuhanWanita MudaKabupaten MalangKorban PembunuhanPolres MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru