Besok, Kapolri Sapa 58 Anak Asuh Polresta Makota Korban Covid-19 Secara Interaktif

Nov 01, 2021 15:32
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat ditemui pewarta seusai memimpin upacara pemberian penghargaan kepada anggota dan PNS di lingkup Mapolresta Malang Kota, Senin (1/11/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat ditemui pewarta seusai memimpin upacara pemberian penghargaan kepada anggota dan PNS di lingkup Mapolresta Malang Kota, Senin (1/11/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sebanyak 58 anak yang diasuh oleh anggota Polresta Malang Kota karena orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19, Selasa (2/11/2021) besok akan mengikuti dialog interaktif bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. 

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, dialog interaktif menggunakan zoom bersama Kapolri merupakan rangkaian kegiatan program dari Satgas Sama Ramah.

"Jadi terhadap anak asuh yang korban Covid-19 dan lain-lain ini besok akan zoom (dengan) Pak Kapolri, Bu Kapolri, Pak Kapolda dan Ibu beserta jajaran Polresta di UB (Universitas Brawijaya). Pelaksanaannya pukul 09.00 WIB untuk mulainya," ungkap perwira polisi yang akrab disapa Buher kepada JatimTIMES.com, Senin (1/11/2021). 

Terkait 58 anak yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19 ini merupakan data sementara yang dimiliki oleh pihak Polresta Malang Kota. "Program anak asuh masih berjalan, kita bahas terkait anak asuh oleh anggota Polresta Malang Kota," ujar Buher. 

Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polresta Malang Kota AKP Mei Suryaningsih menuturkan, nantinya Kapolri akan menyapa 58 anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 dan 12 anak-anak disabilitas secara interaktif di Gedung Sasana Krida Universitas Brawijaya. 

"Kegiatannya besok itu Pak Kapolri berkenan akan memberikan sambutan juga akan menyapa anak-anak. Jadi interaktif bentuknya, sekaligus nanti Pak Kapolri akan memberikan tali asih," jelas Mei. 

Nantinya, program pemberian tali asih kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 dan anak-anak disabilitas akan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia. 

"Jadi nanti kegiatannya lebih banyak memberikan anak-anak itu trauma healing, diajak permainan, dipulihkan agar tidak trauma atas kejadian yang menimpa orang tuanya maupun keluarganya," terang Mei. 

Lebih lanjut, nantinya orang tua dari anak-anak disabilitas juga akan diundang untuk turut serta dalam mendampingi anaknya ketika mengikuti dialog interaktif bersama Kapolri.

"Maksudnya nanti orang tua yang mempunyai anak disabilitas itu diberikan terapi. Bagaimana menghadapi anak-anak disabilitas," ujar Mei. 

Sementara itu, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna menyampaikan, bahwa Polda Jawa Timur memiliki program anak yatim piatu karena Covid-19 bertajuk "Sapa Saya" yang memiliki kepanjangan Satu Polantas, Satu Anak. 

Setidaknya pada target awal, program "Satu Polantas, Satu Anak" yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Malang Kota berjumlah 100 anak yatim piatu karena Covid-19. Di mana pihaknya terus melakukan koordinasi dengan jajaran Bhabhinkamtibmas di Kota Malang. 

Bentuk asuhannya sendiri berupa pemberian pendampingan kepada anak, memenuhi kebutuhan sehari-hari, kebutuhan untuk sekolah dan memberikan motivasi serta dukungan kepada anak yatim piatu karena Covid-19.

Topik
Kapolrianak asuh polisiKapolresta Malanghotel talangagung kepanjen

Berita Lainnya

Berita

Terbaru