Faye Simanjuntak, Cucu Menko Marves Luhut yang Masuk Forbes 30 Under 30

Nov 01, 2021 09:01
Faye Simanjuntak (Foto: Instagram @fsmnjntk
Faye Simanjuntak (Foto: Instagram @fsmnjntk

JATIMTIMES -  Faye Simanjuntak, cucu Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investasi (Menko Manves) Luhut Binsar Pandjaitan, saat ini menjadi perhatian warganet. Atensi tersebut diawali dari postingan Twitter yang menyatakan keikutsertaan Faye dalam ulang tahun stasiun televisi swasta.

Dalam postingan itu, Faye dianggap sebagai figur muda yang berprestasi dan patut diteladani. Faye bahkan sempat dipilih Forbes Indonesia sebagai 30 under 30 2020 yang direspons positif oleh sang kakek. 

Tanggapan itu diunggah dalam Instagram Luhut. "Suatu kebanggaan tersendiri untuk saya sebagai kakek dari seorang perempuan belia bernama Faye, yang mendedikasikan cita-cita hidupnya untuk membuat sebuah 'Rumah' perlindungan bagi anak-anak dari bahaya kejahatan perdagangan manusia dan kekerasan seksual," tulis Luhut.

Berikut profil lengkap Faye Simanjuntak dikutip dari akun LinkedIn, Women Deliver, dan arsip berita detikcom.

Gadis bernama lengkap Faye Hasian Simanjuntak ini lahir pada 10 April 2002. Ia merupakan putri dari Mayjen Maruli Simanjuntak (mantan komandan Paspampres dan sekarang menjabat pangdam Udayana) dan Paulina Pandjaitan. 

Faye memiliki riwayat pendidikan yang tak diragukan. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Georgetown University's School of Foreign Service. Saat SMA ia bersekolah di SMA Jakarta International School. 

Faye memiliki pengalaman sebagai founder Rumah Faye, co-founder What Is Up, Indonesia? (WIUI), dan young leader di Women Deliver. Tak cuma itu.  Faye juga merupakan gadis yang berprestasi.  Ia masuk dalam majalah Forbes 30 and Under: Young Asians to Watch
Gen. T Leader of Tomorrow
Forbes Indonesia 30 under 30

Untuk diketahui, Rumah Faye yang bergerak dalam isu perlindungan anak menjadi sorotan masyarakat umum. Dikutip dari situsnya, Rumah Faye memiliki visi terpenuhinya hak tiap anak untuk hidup dan mendapat perlindungan.

Melalui Rumah Faye, ia ingin menemukan cara lebih inkslusif untuk memulai percakapan yang berpotensi mencegah perdagangan anak.

Rumah Faye memiliki tiga strategi, yaitu pencegahan, penyelamatan, dan rehabilitas. Masing-masing Rumah Faye meningkatkan kesadaran tentang  perdagangan anak dan prostitusi di kalangan orang dewasa dan anak-anak. 

Dalam program penyelamatannya, Rumah Faye mengambil risiko membebaskan korban yang terjebak dalam prostitusi seperti di Batam yang bekerja sama dengan polisi setempat.

Rumah Faye juga menampung korban dan menyediakan perlindungan dan rumah bagi korban dan pelatihan keterampilan untuk anak-anak seperti melukis, merajut, menjahit dan kerajinan tembikar.

Sebagai cucu menko manves, sepak terjang Faye tentu dikaitkan dengan sosok sang kakek. Faye ternyata tidak memungkiri hal tersebut dan tekanan yang hadir. 

Namun ia tak ambil pusing dengan keduanya. Menurut Faye, Luhut Binsar Pandjaitan tak pernah memaksakan kehendaknya. Malah, sebagai kakek, Luhut memfasilitasi dan percaya pada perjalanan hidup seorang Faye Simanjuntak. 

Topik
Cucu Luhut Binsar PandjaitanMaruli SimanjuntakRumah FayePelatih Persewangi Isdiyanto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru