Tanamkan Jiwa Entrepreneur, Disnaker-PMPTSP Kota Malang Rutin Beri Pelatihan Pekerja

Oct 31, 2021 17:41
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker-PMPTSP Kota Malang Titis Andayani, saat memberikan sertifikat pelatihan kepada salah satu peserta pelatihan barista, Minggu (31/10/2021)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker-PMPTSP Kota Malang Titis Andayani, saat memberikan sertifikat pelatihan kepada salah satu peserta pelatihan barista, Minggu (31/10/2021)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, terus mendorong masyarakat mempunyai jiwa entrepreneur. Hal itu salah satunya dilakukan dengan melakukan sederet pelatihan ketrampilan berdasarkan unit kompetensi dengan para pekerja dan buruh di Kota Malang.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker-PMPTSP Kota Malang Titis Andayani menyampaikan, jika kegiatan ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi, ketrampilan dan daya saing masyarakat, termasuk juga menumbuhkan jiwa dan karakter entrepreneur.

Latihan berdasarkan unit kompetensi ini merupakan program Disnaker PMPTSP yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) tahun 2021.  

"Peserta totalnya ada 157 pegawai pabrik rokok," terangnya.

157 peserta tersebut, dibagi menjadi tiga kelompok pelatihan, mulai dari pelatihan barista yang telah dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2021 hingga 31 Oktober 2021, bekerjasama dengan Malang Hotel School. 

"Jadi dalam pelatihan kita selalu melibatkan lembaga yang berkompeten," ungkap Titis.

Kemudian pelatihan olahan pangan dibagi dua kelas yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 November 2021 sampai 11 November 2021. Setelah itu, pelatihan dilanjutkan dengan pelatihan muslim fashion. Waktu pelaksanaan pelatihan juga bersamaan dengan pelatihan olahan pangan.

"Untuk pelatihan olahan pangan, kita kerjasama dengan SMKS Kartika IV Malang. Sedangkan untuk pelatihan muslim fashion, kita kerjasama dengan SMKN 3 Malang," ungkapnya.

Lebih dari itu, pihaknya berharap, selain nantinya para peserta bisa membuka usah sampingan untuk menambah pendapatan, ketika dalam usahanya sukses, diharapkan juga untuk turut berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar. 

Dengan begitu, selain juga ilmu yang didapat pada pelatihan bermanfaat, para pegawai pabrik rokok juga turut berkontribusi dalam pengurangan angka pengangguran.

"Ilmu yang didapat bermanfaat, dan juga keberadaan mereka bermanfaat juga bagi masyarakat sekitarnya, dengan membuka lapangan pekerjaan," tuturnya.

Topik
Warga KEcamatan CandipuroKota MalangDisnaker PMPTSP Kota MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru