Sempat Kesulitan Cari Sumber Api, Pemadaman Kebakaran di Gondanglegi Terbantu Hujan

Oct 28, 2021 15:45
Upaya pemadaman kebakaran lahan tebu di Gondanglegi.(Foto: Istimewa).
Upaya pemadaman kebakaran lahan tebu di Gondanglegi.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (28/10/2021) siang. Kebakaran tersebut terjadi pada lahan tebu. Tepatnya, di depan SMA Negeri 1 Ketawang. 

Informasi yang dihimpun, api mulai diketahui oleh warga pada sekitar pukul 9.30 WIB. Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke Kecamatan Gondanglegi. 

Khawatir semakin meluas, perangkat Desa Ketawang pun melaporkan hal tersebut ke petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang untuk meminta bantuan mobil pemadam. 

"Total ada 4 mobil pemadam yang meluncur ke lokasi. 3 dari Malang dan 1 dari Kepanjen," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto, Kamis (28/10/2021). 

Pihaknya belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab kebakaran tersebut. Mengingat, di lahan yang terbakar tersebut, tanaman tebunya terbilang masih berusia muda. Sedangkan dari pantauannya, di lahan tebu yang mudah terbakar adalah daun keringnya. 

"(tanaman) tebunya itu masih muda. Belum ada daduk (daun kering tebu) nya. Kalau daduknya, itu memang mudah terbakar. Jadi kami masih belum bisa memastikan apa penyebab api itu muncul," terang Goly. 

Dari laporan yang ia terima, petugas sempat kesulitan mendeteksi sumber api. Sehingga upaya pemadaman pun juga sedikit kesulitan. Ditambah lagi, luas lahannya yang diperkirakan mencapai 2 hektare. 

"Sumber apinya di tengah, dan sudah ditanami tebu semua. Tapi tanaman tebunya masih muda. (Mobil Damkar) sudah masuk ke dalam, sudah kita tembak, ternyata sumber apinya tidak jelas. Itu sempat bikin kesulitan," terang Goly. 

Setelah melakukan upaya pemadaman selama sekitar 3 jam, api pun akhirnya dapat dijinakkan. Beruntungnya, dalam upaya tersebut, petugas pemadam kebakaran (damkar) di lapangan juga dibantu dengan turunnya hujan.

"Sekitar tiga jam. Tadi berangkat sekitar pukul 9.30 WIB sampai jam 1 bisa dijinakkan. Dan tadi juga terbantu hujan. Karena kita memang sempat kesusahan mendeteksi sumber api," pungkas Goly. 

Pihaknya juga belum dapat memastikan berapa kerugian yang diakibatkan peristiwa kebakaran tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Insiden kebakaranPemadam KebakaranKabupaten MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru