Sukmawati Soekarnoputri Bergelar Ratu Niang Sukmawati Usai Sah Anut Agama Hindu, Ini Maknanya

Oct 27, 2021 10:21
Sukmawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)
Sukmawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)

JATIMTIMES -Sukmawati Soekarnoputri kini memiliki nama Bali yakni Ratu Niang Sukmawati usai sah memeluk agama Hindu. Nama Ratu Niang Sukmawati, disebut terinspirasi oleh pandangan bahwa Sukmawati adalah reinkarnasi Ratu Majapahit Tribhuwana Tunggadewi.

Sukmawati telah menjalani upacara Sudhi Widhani atau upacara pindah agama dan resmi memeluk agama Hindu, di Sukarno Center Heritage di Bale Agung, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (26/10/2021). 

Kepala Sukarno Center di Bali, Arya Wedakarna, saat menggelar konferensi pers bersama Sukmawati, mengatakan saat ini Sukmawati telah memiliki nama Bali yaitu Ratu Niang Sukmawati. Nama tersebut juga sudah direstui oleh para pelingsir di Bali.

"Yang pada hari ini sudah memiliki nama Bali. Nama Bali ini diberi oleh para pelingsir dan direstui oleh para pelingsir yaitu beliau bergelar Ratu Niang Sukmawati," kata Wedakarna. 

Nama tersebut berawal saat Sukmawati meresmikan Sukarno Center dengan mengadakan Upacara Nilapati atau upacara proses penyucian sesuai dengan petunjuk Ida Pedanda Lebar, pada 2011 silam. 

"Sesuai dengan petunjuk Ida Padanda Lebar, waktu itu mendoakan atau mengabenkan Bung Karno tahun 2011. Yang hadir pada waktu itu Bapak Puspayoga Wagub (Bali). Nah pada saat itu, ada suatu ritual yang dijalankan beliau bertempat di Griya Sanur Pejeng yang ada di Gianyar yang dimana dengan Ida Pedanda Gede Wayahan Bun waktu itu tahun 2011," ujar Wedakarna.

Wedakarna mengaku masih ingat dengan angka 11.11.11 yaitu 11 November 2011. Sehingga Ida Pedanda Sulinggih memberikan gelar kepada Sukamawati setelah upacara. 

Menurutnya, ada suatu pandangan spiritual beberapa toko di Bali, bahwa Sukmawati terlihat sebagai reinkarnasi Ratu Tribhuwana Tunggadewi. Ratu Tribhuwana Tunggadewi sendiri merupakan penguasa ketiga Kerajaan Majapahit yang memerintah antara 1328-1350 M.

"Ternyata ada suatu pandangan spiritual dari beberapa tokoh-tokoh di Bali bahwa beliau terlihat reinkarnasi Ibu Ratu Tribuwana Tunggadewi maka dari itulah pada tanggal 11.11.11 turunlah gelar Ratu Tribuwana UT Tunggadewi," ujar Wedakarna.

UT sendiri memiliki arti yakni lahir kembali. "Kalau kita lihat secara nyata beliau (Sukmawati) ini memang posisinya adalah seperti Ratu Tribuwana yang jelas namanya Ratu Majapahit kan adalah Hindu, pasti," lanjut Wedakarna. 

Selain itu, secara fakta Sukmawati memiliki putra mahkota dan suami Sukmawati adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IX.

Alasan lain, Sukmawati merupakan cucu Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang berkasta Brahmana dan putri Proklamator Presiden Soekarno. Sukmawati juga pernah hidup di keraton.

"Beliau dulu pernah hidup di keraton bahkan dua putra-putri beliau mas Gusti Parekarna dan Mbak Menur Gusti Raden Ayu merupakan pewaris tahta dari Keraton Solo, keraton besar. Maka dari itu tidak ada suatu hal yang surprise ketika dari para tokoh di Bali menyematkan gelar Ratu Niang Sukmawati," papar Wedakarna. 

Wedakarna lalu menjabarkan, arti kata Niang yakni Ninik atau Nenek dan Sukmawati adalah namanya dan kata ratu karena Sukmawati berdarah bangsawan.

Topik
Sukmawati Soekarnoputrireses dprd kota malangkasus polisi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru