Pangdam V Brawijaya Tekankan Percepatan Vaksin Covid-19 Lansia di Jatim supaya Mentas dari Level 3

Oct 26, 2021 21:15
Grafis vaksinasi covid-19 di Jatim saat rapat evaluasi penanganan covid-19 dan persiapan Nataru di wilayah Provinsi Jawa Timur di Hotel Singhasari Resort, Kota Batu, Selasa (26/10/2021).
Grafis vaksinasi covid-19 di Jatim saat rapat evaluasi penanganan covid-19 dan persiapan Nataru di wilayah Provinsi Jawa Timur di Hotel Singhasari Resort, Kota Batu, Selasa (26/10/2021).

JATIMTIMES - Kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di wilayanh Jawa Timur sudah menunjukkan penurunan. Meski demikian,  penyebaran covid masih perlu diwaspadai.

Hal tersebut diungkapkan Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto di Hotel Singhasari Resort, Kota Batu, Selasa (26/10/2021). “Kasus covid-19 di Jawa Timur sudah cukup menurun.vtapi Provinsi Jatim masih ada di level 3. Hal ini karena vaksinasi lansia belum mencapai target,” kata Suharyanto dalam rapat evaluasi penanganan covid-19 dan persiapan Nataru di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Untuk mentas dari level 3, pangdam meminta beberapa daerah untuk mempercepat vaksinasi pada kategori lanjut usia (lansia). Mengingat supaya mentas dari level 3 , harus setidaknya  menuntaskan vaksinasi lansia mencapai target minimal 40 persen.

Apaalagi ketersediaan vaksin di berbagai daerah mencukupi. Sehingga beberapa daerah di level 3 harus bekerja keras untuk percepatan vaksinasi pada lansia supaya tidak ada lagi daerah level 3.

“Ketersediaan vaksin di daerah masih banyak. Setelah rapat ini, kita semua harus bergerak untuk mempercepat vaksinasi khususnya lansia,” ucap  Suharyanto.

Sementara dari data Sathas Covid-19 Provinsi Jatim,  pencapaian vaksinasi dosis pertama di Jatim mencapai 18,9 juta atau 59,63 persen dari target 31,82 juta sasaran. Sedangkan untuk dosis kedua telah mencapai 10,56 juta jiwa atau 33,20 persen dari target.

Sedangkan untuk capaian vaksinasi lansia di Jatim, dosis pertama telah tercapai 1,56 juta atau 36,11 persen dari total 4,33 juta sasaran. Sedangkan  dosis kedua  mencapai 836.326 orang atau baru 19,29 persen.

Selanjutnya vaksinasi masyarakat umum dan rentan pada dosis pertama telah mencapai 11,98 juta orang atau 55,72 persen dengan target 21,64 juta sasaran. Untuk dosis kedua, realisasi vaksin mencapai 5,48 juta orang atau sebesar 25,65 persen.

Topik
Perang lawan covidPangdam V BrawijayaSeputar santetTransformasi Bisnis Modern

Berita Lainnya

Berita

Terbaru