Pemkot Batu Bakal Cover BPJS Kesehatan dan Trauma Healing untuk Balita Korban Penganiayaan Pacar Ibunya

Oct 26, 2021 19:13
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menjenguk balita N di RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu, Selasa (26/10/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menjenguk balita N di RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu, Selasa (26/10/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pemkot Batu turun tangan dalam kasud penganiayaan balita berusia 2,5 tahun yang dilakukan pria berinisial W (25), warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Pemkot bakal menanggung perawatan hingga penanganan trauma healing  untuk balita malang itu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menjenguk balita tersebut di RS Bhayangkara Hasta Brata, Selasa (26/10/2021). Dewanti mengatakan, terpenting saat ini penanganan trauma healing bagi ibu korban berinisial C (19) dan bayinya untuk pemulihan psikologis demi tumbuh kembang balita tersebut.

“Yang pasti kami akan dampingi korban dan keluarga agar saat kembali ke masyarakat seperti biasanya,” ungkap Dewanti.  Menurut dia, trauma healing saat ini sangat penting diberikan kepada bagi ibu dan balita untuk pemulihan psikologis.

Hingga saat ini pihak Pemkot Batu tengah mengurus nomor induk kependudukan (NIK) ibu korban agar bisa ter-cover BPJS Kesehatan hingga asessmen psikologis. Hal tersebut tengah dilakukan Dinas Sosial bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, saat ini kondisi si balita perempuan itu sudah membaik meski luka bekas siraman air panas, pukulan, dan sebagainya masih terlihat di beberapa bagian tubuh mungilnya, seperti di pipi dan mulut. Lalu  bagian tangan seperti di  jarii dan lutut hingga kaki sudah dibalut kain kassa.

Beberapa bagian luka mulai mengering. Walaupun dalam masa perawatan, N sudah bisa bermain, tertawa, juga mau mengonsumsi makanan. 

Sedangkan pelaku W  saat ini sudah diamankan di Polres Batu. W merupakan pacar atau calon suami C, ibu N.

Diberitakan sebelumnya, nasib naas menimpa balita N lantaran pacar ibu kandungnya merasa kesal saat akan memandikannya  karena menganggap N rewel. Karena itu, W melakukan tindakan biadap dengan menyiramkan air panas, memukul, hingga menggigit balita tersebut.

Mengetahui perbuatan pacarnya, ibu balita tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Batu. Sehingga saat ini W sudah diamankan petugas dan mendekam di Polres Batu.

Topik
Kasus penganiayaan balitaKasus tewasnya wanita di Singosariberita kota batuWali Kota Batu Dewanti RumpokoPemkot Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru