Sambaran Petir Sebabkan Atap Masjid Al-Barokah Malang Ambrol, Dua Jamaah Luka

Oct 25, 2021 20:15
Tampak runtuhan atap yang ambrol di Masjid Al-Barokah, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (25/10/2021). (Foto: Istimewa)
Tampak runtuhan atap yang ambrol di Masjid Al-Barokah, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (25/10/2021). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Sambaran petir yang terjadi saat cuaca mendung menyebabkan atap Masjid Al-Barokah  di Jalan Mergan Kelurahan, RT 12/RW 11, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ambrol. 

Kejadian yang berlangsung Senin (25/10/2021) sekitar pukul 15.00 WIB itu membuat gempar para jamaah masjid. Selain atap yang ambrol, lampu gantung masjid juga mengalami kerusakan. 

Ketua Takmir Masjid Al-Barokah Maryono (60) mengatakan, sebelum datangnya sambaran petir, terdapat  12 orang  yang melaksanakan salat Asar  berjamaah yang diimami  Maryono. 

"Saat itu, selesai salat, jamaah duduk santai di teras masjid. Sedangkan saya sendiri langsung pulang ke rumah. Nggak lama terdengar suara ledakan keras," ungkap Maryono kepada JatimTIMES.com, Senin (25/10/2021). 

Akibat suara keras itu, warga  panik dan mencari tahu dengan keluar rumah untuk menuju titik suara ledakan. Maryono mengira, suara ledakan tersebut muncul dari rumah tetangganya yang memiliki bengkel las.  "Saat dicari tahu, ternyata suara itu berasal dari sambaran petir yang mengenai atap bangunan masjid," ujar Maryono. 

Tampak atap bangunan masjid usai ambrol.

Dari pantauan awal yang dilakukan Maryono, petir telah membuat atap masjid ambrol hingga asbes jatuh berantakan. Rantai lampu gantung masjid juga mengalami kerusakan. Namun, lampu tidak sampai jatuh ke lantai masjid. 

Dari kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Hanya terdapat dua korban yang mengalami luka-luka akibat terkena runtuhan atap bangunan. Dua jamaah Masjid Al-Barokah tersebut bernama Wahyudi dan Mashudi. Saat kejadian, kedunya berada sedang berzikir  di masjid.

"Namun beruntungnya, mereka duduk agak jauh dari lampu gantung, sehingga hanya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis di rumah," kata Maryono. 

Dirinya pun mengaku bersyukur anak-anak yang biasanya mengaji di masjid tidak menjadi korban. Saat kejadian tersebut, anak-anak sedang di teras masjid. 

Atas kejadian ambrolnya atap, Masjid Al-Barokah setidaknya mengalami kerugian hingga Rp 35 juta dengan luas kerusakan atap sekitar 5 x 6 meter persegi. 

Takmir  bersama warga sekitar besok pagi Selasa (26/10/2021) akan melakukan pembersihan dan penanganan sementara terhadap atap masjid yang ambrol. 

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Alie Mulyanto mengatakan, untuk kerusakan atap Masjid Al-Barokah, akan segera dilakukan pembenahan menggunakan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang.  "Kami akan memintakan dana ke Baznas untuk membangun atap masjid yang ambrol," ujar Alie.

Topik
Masjid Al Barokah TanjungAtasi stunting anakBerita MalangBPBD Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru