PPKM Level 2, Mahasiswa UM Mulai Lakukan Kuliah Tatap Muka

Oct 25, 2021 17:44
Mahasiswa FMIPA UM melakukan pembelajaran tatap muka (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Mahasiswa FMIPA UM melakukan pembelajaran tatap muka (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Universitas Negeri Malang (UM) mulai melakukan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT), Senin (25/0/2021). Pelaksanaan PTMT disambut antusias civitas UM yang rindu untuk melakukan perkuliahan secara langsung.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UM Prof Dr Hadi Suwono MSi, menjelaskan, jika perkuliahan dilakukan secara blended learning. Owen memberikan layanan perkuliahan tatap muka dan juga perkuliahan secara online. 

"Saya lihat mahasiswa antusias mengikuti perkuliahan blended learning yang kita lakukan," jelasnya. 

1

Untuk mekanisme dalam pelaksanaan kuliah tatap muka, dijelaskan terdapat beberapa hal yang harus dipenuhi oleh mahasiswa. Mahasiswa harus mengisi sebuah form persetujuan dari orang tua untuk diperbolehkan mengikuti perkuliahan tatap muka. Bila orang tua belum berkenan, tentunya akan tetap difasilitasi oleh pihak kampus.

Kemudian, mahasiswa harus sudah menjalani vaksinasi, minimal dosis 1. Mereka yang belum melakukan vaksin, harus menunjukkan bukti tes bebas Covid, ditambah untuk mereka yang berasal dari luar daerah  juga diharuskan menjalani karantina mandiri.

“Sebelum mereka masuk, mereka 10 hari sebelumnya diminta datang dan melakukan karantina mandiri lebih dulu,” katanya.

Kemudian, ketika akan memasuki gedung kampus, para mahasiswa harus menerapkan protokol kesehatan pada umumnya, seperti memakai masker, melakukan cuci tangan, cek suhu dan memakai handsanitizer sebelum masuk. 

2

Bukan hanya itu, para mahasiswa juga diminta untuk mengunakan aplikasi PeduliLindungi, sehingga pergerakannya pun bisa dimonitor.

"Sebelum digelarnya perkuliahan juga dilakukan sterilisasi ruangan. Begitupun juga setelah selesai perkuliahan. Ruangan kita disinfektan, sementara ruangan yang tidak bisa basah kita pakai UV light," tuturnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan PTMT ini hanya diberlakukan untuk dua angkatan, yakni angkatan 2020 dan 2021 yang belum pernah ke kampus. Untuk jumlah mahasiswa pada dua angkatan tersebut, dikatakan Hadi sekitar 2.200 mahasiswa.

"Namun yang bersedia luring hanya sekitar 58 persen,  1 kelas maksimal 50 persen dengan tetap menjaga prokes," tuturnya.

3

Meidy Indhira Putri, salah satu mahasiswa yang mengikuti PTMT mengaku sangat bergembira bisa melakukan kuliah tatap muka. Sebab, ini pertama kalinya ia ke kampus.

Meskipun dalam perkuliahan harus menerapkan prokes ketat, seperti mencuci tangan, cek suhu, pakai handsanitizer hingga mengunakan peduli lindungi, hal tersebut bukan menjadi masalah.

"Ini hari pertama kuliah, ada tiga mata kuliah. Khawatir (terkena Covid) ada, tapi bismillah saja. Karena kalau bagi saya lebih nyaman tatap muka, materinya bisa lebih dipahami dengan ketemu dosennya langsung," pungkasnya.

Topik
kuliah tatap mukaUniversitas Negeri MalangKota MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru