Terimbas Pandemi Covid-19, Nilai Ekspor Kota Malang Rendah

Oct 25, 2021 16:39
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, M Sailendra. (Foto: Dokumentasi JatimTIMES).
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, M Sailendra. (Foto: Dokumentasi JatimTIMES).

JATIMTIMES - Pandemi Covid-19 memang cukup berdampak di berbagai sektor perekonomian. Salah satunya, realisasi ekspor di Kota Malang yang melemah.

Data dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, nilai ekspor di Kota Malang saat ini hanya mencapai Rp 1,3 Miliar. Walaupun begitu, ada beberapa komoditas yang masih tetap diekspor ke luar negeri.

Hal itu disampaikan Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra. Menurutnya, beberapa negera yang masih dituju untuk ekspor tersebut diantaranya, Singapura, Brunei Darussalam, Australia, Taiwan, China dan Filipina.

Menurut Sailendra, selain dampak pandemi, rendahnya nilai ekspor ini juga berdasarkan pada pelaporan dari para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini yang dinilai lantaran kurang aktifnya pelaku usaha menyampaikan secara pasti kepada Diskopindag Kota Malang.

"Karenanya kami juga meminta UMKM untuk laporan secara resmi ke Dinas," imbuhnya. 

Hal ini pun juga terus diiringi dengan upaya-upaya lainnya, guna bisa meningkatkan nilai ekspor. Salah satunya, melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha berkaitan dengan tata cara mengekspor.

Sebab, selama ini, banyak yang dijadikan keluhan para pelaku usaha mengenai sulitnya dalam melakukan ekspor produk ke luar negeri. Termasuk, bekerjasama dengan stakeholder lain untuk mencari buyer luar negeri guna menambah peluang dalam peningkatan nilai ekspor tersebut.

"Sehingga kami beri edukasi pada mereka. Kami juga bekerjasama dengan kementrian untuk melakukan sosialisasi itu," terangnya.

Di sisi lain, untuk aktifitas impor sampai saat ini juga masih sering dilakukan di Kota Malang. Tahun ini, nilai impor tembus Rp 655 Miliar. Capaian itu didominasi dari beberapa komoditi. Yakni komoditi Flavour, Tobacco, Carbon Molecular, Paper Printing, Tipping Paper dan Cut Rag Tobacco. Di mana, negara pengimpor tersebut itu dari Amerika, Singapura, Prancis, Italy, Polandya, China, California, Jerman, Hongkong, Arab, Malaysia, New Zeland dan Kanada.

"Semua itu di Impor dari berbagai macam negara," tandasnya.

Topik
kejuaraan olahraganilai eksporProduk UMKMKota MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru