Awas, 5 Minuman Enak Ini Ternyata Dapat Memicu Serangan Jantung

Oct 25, 2021 10:03
Ilustrasi (Foto: Welcome to Om Shanti Caterers)
Ilustrasi (Foto: Welcome to Om Shanti Caterers)

JATIMTIMES - Serangan jantung memang bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Kendati demikian, untuk dapat menghindari hal tersebut, sebaiknya cermati asupan minuman yang terasa enak tapi bisa picu serangan jantung.

Sumbatan pembuluh darah jantung bisa menjadi salah 1 penyebab serangan jantung. Kondisi tersebut kerap terjadi tanpa memberikan tanda bahaya sebelumnya.

Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kesehatan jantung, salah satunya yakni dengan pola makan sehat. Tak hanya soal makanan, minuman juga perlu diperhatikan.

Disadari atau tidak, beberapa jenis minuman ternyata berpotensi memicu serangan jantung. Berikut 5 minuman enak yang bisa memicu terjadinya serangan jantung:

1. Minuman energi

Minuman energi diklaim mampu memberikan suntikan energi instan saat tubuh. Namun minuman ini juga dapat mengantarkan Anda ke rumah sakit akibat serangan jantung.

Pada Juni 2021 lalu seorang pria Inggris, Lee Kamen terkena serangan jantung karena konsumsi rutin minuman energi. Kamen disebut bisa menghabiskan 8-12 kaleng minuman per hari.

"Saya terus bekerja dan minum minuman energi agar tetap bisa kerja. Ini mungkin terjadi selama setahun. Satu hari saya pingsan dengan serangan jantung dan harus pasang stent (ring jantung), saya sekarang dalam pengobatan seumur hidup karena minuman berbahaya itu," kata Lee Kamen dikutip dari Hull Live.

Calder menyebut minuman energi bisa meningkatkan risiko serangan jantung dengan meningkatkan tekanan darah dan mengakibatkan ritme jantung tidak normal.

2. Milkshake

Minum milkshake saat cuaca panas seperti menghadirkan surga ke dunia. Dapat menghilangkan dahaga, ternyata sensasi manis, dingin dan creamy ini justru bisa berbahaya. 

Gula dan lemak jenuh akan memicu serangan jantung.

"Beberapa riset bahkan menyebut bahwa cukup satu makanan tinggi lemak bisa memicu penyakit jantung pada beberapa orang," ujar Calder.

Kendati demikian, tak berarti kalian tidak boleh minum milkshake. Sebaiknya jadikan milkshake sebagai 'treat' di akhir pekan, bukan konsumsi harian.

3. Soft drink

Tidak mengejutkan jika soft drink atau minuman bersoda dapat memicu serangan jantung. Hal itu bisa diketahui, jika kalian mengecek label kemasan dan memperhatikan kandungan gulanya. 

Mungkin saja 'jatah' konsumsi gula harian kamu nyaris habis gara-gara sekaleng soda.

"Riset menemukan minuman bergula bisa meningkatkan penyakit jantung, yang mana penyebab utama serangan jantung," ujar dokter Cedrina Calder, mengutip melalui Eat This.

dokter Cedrina Calder melanjutkan studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang minum lebih dari 350 mililiter soda tiap hari memiliki kadar lemak darah tidak normal yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

4. Kopi

Mungkin ini menjadi kabar buruk buat para pecinta kopi. Minuman yang kerap digaungkan memiliki aneka manfaat kesehatan ini ternyata juga menyimpan bahaya. 

Jika konsumsi kopi berlebihan, maka dapat memicu serangan jantung. Sebuah studi menemukan orang yang minum lebih dari 6 cangkir kopi per hari atau lebih, meningkatkan lipid (lemak) pada darah. 
Lemak itulah yang bisa menghambat aliran darah dan menimbulkan serangan jantung. Hanya saja, minum kopi 1 cangkir pun tetap bisa membawa dampak buruk buat jantung. 

Ahli gizi Ahmed El-Sohemy menyebut untuk orang dengan beberapa faktor risiko penyakit jantung dan mereka yang kurang gerak (sedenter), minum secangkir kopi bisa menjadi masalah besar.

"Untuk mereka yang bukan peminum kopi rutin dan punya faktor risiko lain, mendapat sentakan kafein bisa jadi sentakan buat sistem [organ]," kata El-Sohemy mengutip dari WebMD.

5. Minuman alkohol

Konsumen minuman beralkohol lebih berisiko terkena serangan jantung dibanding yang bukan. Baik perempuan atau laki-laki sama-sama dibayangi risiko penyakit ini. 

Namun riset menemukan bahwa perempuan yang rutin minum minuman beralkohol lebih berisiko mengalami penyakit jantung daripada laki-laki yang juga minum rutin.

Seperti halnya kopi, sebaiknya konsumsi minuman beralkohol dilakukan secara moderat.

Topik
serangan jantungminumaan energiminuman energi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru