Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Perintahkan Jajarannya Vaksinasi Door to Door 

Oct 24, 2021 19:46
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyuntikan vaksinasi ke rumah warga atau door to door. Terutama bagi kalangan lanjut usia (lansia) yang  capaiannya sempat rendah. 

Menurut dandim, skema vaksinasi dari rumah ke rumah akan terus dipercepat. Tujuannya agar pada akhir tahun, target untuk dapat menyuntikkan 2 juta warga Kabupaten Malang bisa tercapai. 

Namun begitu,  ada screening ketat sebelum pelaksanaan vaksinasi. Sehingga lansia yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta dipastikan belum bisa menerima vaksin covid-19 meskipun yang bersangkutan telah masuk ke dalam daftar target vaksinasi.

"Untuk lansia kami upayakan mobile. Ada vaksinasi door to door sehingga penyuntikan bisa dilakukan di rumah masing-masing," ujar  Yusub.

Skema itu diambil juga bertujuan untuk bisa memfasilitasi masyarakat yang tidak bisa mengikuti vaksinasi di gerai-gerai  vaksin yang dibuka pada pagi ataupun siang hari. Dan tentu dengan tetap melibatkan semua komponen masyarakat. 

"Ini dilakukan guna mengantisipasi masyarakat yang tidak bisa ke gerai vaksin pagi dan siang hari. Kami siapkan vaksinasi pada malam hari. Upaya ini, kami tidak bisa sendiri. Tentunya melibatkan semua pihak, kerja seluruh komponen masyarakat," imbuh Yusub.

Kendala lain yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi petugas adalah sinkronisasi data. Lansia-lansia warga Kabupaten Malang ternyata saat ini tak sedikit yang  berdomisili di luar kota.

"Terdapat lansia yang terdata berpenduduk Kabupaten Malang namun berada di luar wilayah. Dari sana kita akan singkronkan data," ungkap Yusub.

Sementara sebelumnya, Bupati Malang HM. Sanusi menjelaskan bahwa salah satu penyebab rendahnya capaian vaksinasi di kalangan lansia adalah terlambatnya entry data. 

"(Vaksinasi) lansian mestinya 40 persen. Kita  baru 38 saat evaluasi lalu. Kalau sekarang sudah 42 persenan. Cuma terlambat entry data," ujar Sanusi, Minggu (24/10/2021).

Topik
Vaksinasi Covid 19Dandim 0818 Kabupaten Malang Kota Batuwarga papua di surabayaPendidikan politik PKSBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru