Tak Bisa Main Twitter dan Facebook, Donald Trump Buat Medsos Bertajuk 'Truth Social'

Oct 24, 2021 08:53
Donald Trump. (Foto: REUTERS/Carlos Barria).
Donald Trump. (Foto: REUTERS/Carlos Barria).

JATIMTIMES - Eksistensi media sosial yang kini terus melonjak naik tampaknya membuat mantan Presiden AS Donald Trump pusing. Pasalnya, dirinya yang telah di cekal di beberapa platform social media ini merasa ingin bisa kembali bergerilya di dalamnya.

Twitter, Facebook, hingga YouTube, mencekal Donald Trumph hingga saat ini. Seakan tak mau kehabisan ide untuk bisa bermain sosial media, Trump meluncurkan platform pesaing Twitter bernama Truth Social.

Dilansir dari berbagai sumber, Truth Social merupakan proyek pertama yang dilahirkan Trump Media & Technology Group (TMTG). Hadir dalam versi beta, social media baru ini direncanakan diluncurkan pada November ini yang cakupannya akan lebih diluaskan di AS pada awal 2022 mendatang.

"Saya senang akan meluncurkan Truth Social segera. TMTG didirikan dengan misi untuk memberikan suara kepada semua orang. Saya bersemangat untuk segera mulai membagikan pemikiran saya tentang Truth Social dan untuk melawan raksasa teknologi," kata Trump.

Bocoran tampilan Truth Social, tersebut tampak mirip dengan platform kesukaan Trump, yaitu Twitter. Untuk tahap awal, yang bisa mengakses Truth Social hanya tamu undangan yang sudah mendapatkan pre-order.

Adapun, layanan medsos Truth Social gratis dan terbuka, walau dilarang ada pengguna yang mengejek situs tersebut. Tak hanya terjun di dunia media sosial, TMTG bermaksud untuk menyasar layanan video on demand yang disebut-sebut namanya TMTG+. Dalam pengembangannya, saat ini perusahaan juga tengah dalam proses pengajuan publik untuk merek dagang Truth Social.

Trump yang sangat hobi bermain di dunia maya sebelumnya, harus menelan pil pahit setelah diblokir Facebook, Twitter, hingga YouTube. Perkaranya, Trump secara terang-terangan mendukung aksi kerusuhan yang terjadi di Gedung Capitol pada Januari lalu.

Saat ini, dirinya berusaha agar bisa kembali eksis dan diizinkan main Twitter, Facebook, maupun Youtube lagi usai melanggar hak amandemen Pertama konstitusi AS pasca kerusuhan Gedung Capitol.

Trump tengah mengajukan tuntutan hukum kepada ketiga perusahaan teknologi tersebut dampak dari pencekalan dirinya untuk punya akun di Twitter, Facebook, dan YouTube.

Topik
Donald Trumpmedsos truth socialfilm red notice

Berita Lainnya

Berita

Terbaru