Pengunjung Alun-Alun Kota Batu Membludak, Masuk Pakai Pedulilindungi

Oct 23, 2021 20:13
Pengunjung saat antre masuk di Alun-Alun Kota Batu, Sabtu (23/10/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pengunjung saat antre masuk di Alun-Alun Kota Batu, Sabtu (23/10/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Seiring dengan Kota Batu masuk level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Alun-Alun mulai dibuka pada Jumat (22/10/2021). Kepadatan mulai terjadi pada weekend Sabtu (23/10/2021).

Terlihat mulai memasuki kawasan Alun-Alun Kota Batu kepadatan parkir roda dua menyambut pengendara. Di tepi Alun-Alun Kota Batu sudah terlihat cukup banyak pengunjung yang asyik berswafoto.

Di sisi lain, pintu masuk Alun-Alun Kota Batu dari kejauhan sudah terlihat antrean yang cukup panjang pengunjung yang ingin masuk. Mereka antre supaya bisa masuk Alun-Alun Kota Batu.

Antrean itu terjadi karena pengunjung harus scan barcode aplikasi pedulilindungi atau menunjukkan keterangan sudah vaksin. Sebab supaya bisa menikmati Alun-Alun Kota Batu harus sudah vaksin minimal dosis pertama.

Jadi bagi yang belum vaksin terpaksa tidak diperbolehkan oleh petugas untuk masuk ke dalam. Hal ini salah satu merupakan syarat ke dalam Alun-Alun Kota Batu.

Kemudian pengunjung saat masuk harus menaati peraturan yang ada di sana. Seperti menerapkan protokol kesehatan 5M, Mulai dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjaga Kesehatan, dan menghindari kerumunan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan mengatakan, selain vaksin minimal dosis pertama dan mentaati protokol kesehatan, juga menerapkan pembatasan kapasitas sebanyak 25 persen. “Pengunjung yang bisa masuk ke dalam Alun- Alun Kota Batu sebanyak 250 orang atau 25 persen dari kapasitasnya sebanyak seribu orang,” kata Aries.

Kemudian bagi orangtua yang membawa anak-anak usia dibawah 12 tahun diperbolehkan masuk. Tetapi tetap harus didampingi oleh orangtua saat berada di sana.

Kabar baiknya lagi, pengunjung sudah boleh menikmati wahana Bianglala atau Ferris Wheel. Tapi, tetap harus membayar dan mengantre terlebih dahulu.

Sementara itu salah satu pengunjung asal Surabaya Fariz Alfarizi mengatakan, sudah rindu menikmati udara segar Kota Batu sambil duduk di dalam bianglala. Kemudian juga ingin menikmati malam berada di dalam kawasan Alun-Alun Kota Batu.

“Ke Kota Batu kalau beum ke Alun-Alun memang belum lengkap rasanya. Jadi saya sudah menantikan lama Alun-Alun Kota Batu bisa buka seperti ini,” ucap Fariz.

Topik
Alun alun Kota BatuAries SetiawanPeduliLindungi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru