Vaksinasi Dosis Pertama Capai 92,27 Persen, Wali Kota Sutiaji Yakin Tahun Ini Tercapai 100 Persen

Oct 23, 2021 08:51
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui pewarta di ruangan kerjanya, Jumat (22/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui pewarta di ruangan kerjanya, Jumat (22/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Program percepatan vaksinasi terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Hal ini pula yang membuat capaian vaksinasi di Kota Malang untuk dosis pertama sudah mencapai angka 92,27 persen. 

Hal itu diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media di ruang kerjanya. Menurut dia, vaksinasi merupakan salah satu upaya dari pemerintah dalam memperkecil terjadinya penularan covid-19.

"Vaksinasi dosis pertama 92,27 persen. Saya yakin tahun ini dosis pertama 100 persen. Kami upayakan terus," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com.

Untuk capaian vaksinasi dosis pertama yang telah mencapai 92,27 persen, terdapat beberapa peserta vaksinasi yang berasal dari luar Kota Malang. Namun, Sutiaji tidak menyebutkan angka rincinya untuk warga luar Kota Malang yang mengikuti vaksinasi di wilayah Kota Malang. 

"Angka 92,27 persen itu total yang sudah tervaksin 826.427 ribu. Itu juga ada warga luar Kota Malang juga ya yang ikut vaksin di sini (Kota Malang)," ujar Sutiaji.

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini menyebutkan, untuk capaian vaksinasi dosis kedua saat ini telah mencapai persentase 62,48 persen. Dosis kedua ini harus menyesuaikan dengan jadwal vaksin yang telah ditentukan.  Pasalnya, masyarakat yang mendapatkan vaksin Sinovac harus menunggu sekitar 28 hari atau empat minggu untuk mendapatkan vaksin dosis kedua. Sedangkan masyarakat yang mendapatkan vaksin  AstraZeneca harus menunggu 84 hari atau 12 minggu untuk mendapatkan vaksin dosis kedua. 

Sedangkan dosis ketiga atau vaksin booster bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kota Malang saat ini telah mencapai 95 persen. Sutiaji menyampaikan terdapat tambahan jumlah nakes yang mendapatkan vaksin booster.

"Awalnya target sasaran 12 ribu, sekarang menjadi 18 ribu. Itu sudah sekitar 95 persen," terang Sutiaji.

Selain itu, wali kota membeberkan capaian vaksinasi bagi masyarakat yang tergolong lanjut usia (lansia) atau masyarakat yang berusia di atas 60 tahun. Masyarakat lansia di Kota Malang juga mendapatkan prioritas mendapatkan vaksin. 

Lebih lanjut, capaian vaksinasi bagi lansia yang saat ini sudah mencapai 52 persen juga menjadi salah satu indikator penilaian pemerintah pusat dalam menurunkan level penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masing-masing daerah. 

"Untuk lansia, sasaran kita sekitar 83 ribu. Sekarang yang sudah tervaksin 43.057 ribu lansia," beber Sutiaji. 

Sutiaji juga mengungkapkan beberapa capaian vaksinasi bagi beberapa elemen masyarakat Kota Malang. Untuk pelayan publik, sebanyak 188.716 orang yang berada di sektor pelayan publik sudah mendapatkan vaksin. 

"Kemudian remaja, yang itu ya termasuk pelajar,  sudah 167.243 orang yang telah tervaksin. Masyarakat umum dan masyarakat rentan kita sudah 409.411 ribu yang tervaksin," pungkas Sutiaji.

Topik
vaksinasi di kota malangWali Kota Malang SutiajiPemkot MalangBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru