Logo HSN 2021 Karya Santri Langitan Tuban

Oct 22, 2021 10:58
M Shofa Ulul Azmi Santri Langitan Tuban saat memamerkan karya logo HSN 2021 (22/10/2021) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES).
M Shofa Ulul Azmi Santri Langitan Tuban saat memamerkan karya logo HSN 2021 (22/10/2021) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES).

JATIMTIMES -Santri pondok pesantren Langitan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban bernama M. Shofa Ulul Azmi merupakan empu atau pembuat desain logo Hari Santri Nasional (HSN) 2021

Pria asal Pati, Jawa Tengah ini mengenyam pendidikan di pesantren Langitan selama delapan tahun. Terakhir dia lulus dari lembaga pendidikan Madrasah Aliyah Al Falahiyah Ponpes Langitan Tuban.

Pria berusia 29 tahun ini menceritakan awal dirinya mendesain logo HSN 2021, Awalnya, dia dan sahabatnya dari pesantren Krapyak Yogyakarta dihubungi perwakilan Kemenag pusat.

"Karena temen saya kang Hilal sedang tidak bisa mengerjakan, jadi akhirnya saya yang mengerjakan logonya," kata M. Shofa Ulul Azmi, Jumat (22/10/2021). 

Lanjutnya, Tepatnya pada 12 September pukul 19.00 WIB, pihak Kemenag RI menghubungi Shofa sapaan pendek M. Shofa Ulul Azmi. "Setelah saya pelajari brief dan tema, pukul 22.00 WIB sudah dapat konsep mentahnya dan pukul 02.00  dini hari presentasi logo sudah siap," jelas Shofa.

Kemudian sungguh sangat "Bandung Bondowoso" sekali. Karena permintaan dari Menteri Agama agar pagi hari logonya sudah bisa dipreview. Pria yang sekarang menetap di Cebolek, Margoyoso, Pati, Jateng ini mengaku ini sudah kedua kalinya mendapatkan tugas dalam pembuatan logo hari santri.

"Tahun 2020 kemarin logo hari santri juga dari kami (Shofa dan Hilal) yang memproduksi. Kalau tahun kemarin, dari 3 desain kami kirimkan, kebetulan karya Kang Hilal yang terpilih. Alhamdulillah tahun ini karya saya yang terpilih,"imbuh Shofa sambil tertawa.

Ia sangat termotivasi sekali agar karyanya bisa menghiasi ruang publik. Setidaknya, logo ciptaannya untuk persembahkan teman-teman santri. "Dan logo ini saya persembahkan ke para masyayikh dan teman-teman seperjuangan di Ponpes Langitan. Karena dulu saya belajar desain dari Langitan Tuban," sambungnya.

Shofa tinggal di Langitan mulai 2004-2012. Kebetulan aktif di bidang media, dari majalah Harakah hingga majalah Langitan. Ia juga sering menjadi juri lomba desain.

Di kesempatan lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Sahid, merasa bangga dan senang sekali ada santri Tuban yang karyanya dipakai dan digunakan orang se-Indonesia.

"Kita patut bersyukur dan berbangga hati ada karya anak bangsa dari pesantren Langitan yang karyanya di gunakan orang se-Indonesia," ujarnya sambil berharap ada santri-santri yang lain yang akan terus berkarya, usai mengikuti upacara hari santri secara virtual, Jumat, (22/10/2021).

Diketahui, desain sekaligus makna yang ada di balik logo HSN 2021 kali ini semangatnya adalah santri siaga jiwa dan raga, sebuah semangat perjuangan yang berani dan ikhtiar melangitkan doa.

 Logo HSN 

Pertama adalah Salat di maknai santri selalu ingat tugas utamanya adalah menghamba dengan kesadaran bahwa kepasrahan kepada Sang Pencipta adalah puncak kekuatan jiwa. 

Kedua adalah Sujud, simbol di mana ikhtiar dilakukan sungguh-sungguh. Dengan Azzam dalam berperang melawan pandemi ini, lalu diakhiri dengan sebuah sikap tawakkal, berserah kepada Sang Maha pencipta. 

Ketiga, Kebersamaan. Ini jadi satu ciri dan kekuatan santri. Semangat Al Muslimu Lil Muslimi Kal Bunyani Yasyuddu Ba`duhum Ba`da, santri seperti bangunan yang saling menguatkan satu dengan yang lainnya. 

Keempat, Semangat. Tak ada santri yang bermalas-malasan. Dengan bekerja keras, segala sesuatu pasti akan tercapai, dahulu, kita sering berteriak menghafal Mahfudzat, “Man Jadda, wajada”. Siapa yang bersungguh-sungguh, penuh semangat, maka ia akan sampai pada tujuannya. 

Satu lagi karakter santri adalah berbagi. berbagi adalah hal yang niscaya saat menjadi santri. Tak ada santri yang lapar, tak ada santri bersedih karena kiriman dari orang tua lambat.

Warna warni Logo HSN 2021 

Warna-warni logo adalah gambaran luapan semangat santri dalam berbakti pada negeri, dan semangat menjalankan fungsi-fungsi seorang hamba pada sang Khaliq. 

Hari santri adalah moment sakral bagi santri di pesantren, ada haru, ada semangat, bahwa kami sangat mencintai negeri ini, dan pendahulu kami punya sejarah emas atas kemerdekaan bangsa ini. Dedikasi para santri tak selalu soal rohani, namun juga semangat pantang menyerah dalam menghadapi musibah negeri ini, taat dan patuh dalam menjalani masa-masa pandemi ini. 

"Apa pun yang terjadi, santri akan selalu setia pada negeri. Logo Hari Santri 2021 semoga filosofi dan maknanya dapat menginspirasi seluruh negeri," tutup pencetus logo HSN 2021 M Shofa Ulul Azmi.

Topik
m shofa ulul azmisantri ponpes langitanlogo hsn 2021warna warni logo hsnrevitalisasi pedestrian

Berita Lainnya

Berita

Terbaru