Semarakkan Peringatan Hari Santri Nasional, PWNU Jatim Gelar 37 Kegiatan

Oct 21, 2021 19:20
Ketua Panitia Peringatan HSN 2021 PWNU Jatim, Gus Fahrur.(Foto:Istimewa).
Ketua Panitia Peringatan HSN 2021 PWNU Jatim, Gus Fahrur.(Foto:Istimewa).

JATIMTIMES- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) turut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada Jumat 22 Oktober 2021 besok. Ada 37 agenda kegiatan yang tengah disiapkan PWNU Jatim untuk memeriahkan peringatan HSN 2021 ini. 

Ketua Panitia HSN PWNU Jatim, Dr KH Ahmad Fahrur Rozi yang juga menjabat wakil ketua PWNU Jatim mengatakan, ada 37 kegiatan yang akan digelar secara marathon selama bulan Oktober hingga November 2021.

Sementara untuk puncak acara peringatan (HSN), PWNU Jatim juga dalam rangka mempererat hubungan silaturahim alim ulama kultural dan struktural NU, panitia pelaksana juga berencana menggelar silaturahim ulama PWNU  bersama para dzurriyyah pendiri NU. 

"Acara akan dikemas dalam diskusi dan musyawarah terbatas di antara para kiai jajaran suriah dan tanfidziyah pimpinan PWNU Jatim dengan para kiai dan nyai dzurriyah pendiri NU," ungkap Gus Fahrur panggilan akrabnya.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Jumat 22 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB sebelum acara puncak resepsi HSN di ruang KH Wahab Hasbullah, lantai 2 PWNU Jatim. 

"Puncak acara resepsi HSN akan dilaksanakan pada hari Jumat 22 Oktober 2021 besok bersama Forkopimda Jatim dan seluruh PCNU SE Jawa timur secara hybrid luring dan daring," pungkas Gus Fahrur.

Sebagai informasi, tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional setelah adanya penandatanganan Keppres nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo di Masjid Istiqlal Jakarta pada 15 Oktober 2015 lalu. 

Penetapan Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Oktober itu, merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh pahlawan nasional KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945. Seruan ini, berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Topik
PWNU JatimKH Miftachul Akhyar KH Yahya Cholil Staqufjaminan sosial tenaga kerjahari santri nasional

Berita Lainnya

Berita

Terbaru